Diperlukan Pelatihan Penulisan Soal untuk Menjaga Mutu

Purbalingga – Melaksanakan program kegiatan madrasah pada Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018, seluruh madrasah negeri dan swasta di Kabupaten Purbalingga melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) selama 1 minggu terhitung sejak Senin (5/3) hingga Sabtu (10/3). Penilaian ini dilakukan dalam rangka evaluasi hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan selama setengah semester ini.

Demikian halnya dengan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Cabang Purbalingga yang memiliki 126 peserta didik, 10 orang guru dan 1 orang kepala madrasah ini pun menyelenggarakan PTS bagi seluruh siswanya. Mata pelajaran yang diujikan pada kelas 1 berjumlah 9, dan pada kelas 2 ada 11 mapel. Sedangkan pada kelas 3 dan 4 berjumlah 12 mata pelajaran. Untuk kelas 5 dan 6 ada 14 mata pelajaran. Jumlah mata pelajaran yang berbeda-beda ini dikarenakan adanya penyesuaian dengan   kurikulum yang digunakan dan ditambah dengan mapel khusus yang termasuk muatan lokal (Mulok) yaitu Kemuhammadiyahan.

Kepala MIM Cabang Purbalingga, Ari Purwanto, saat dihubungi menjelaskan bahwa ada kendala yang harus dihadapi dalam pelaksanaan PTS ini.

“Di antara kendala yang kami hadapi adalah penulisan soal belum sesuai dengan kaidah penulisan soal yang baik dan benar. Pengadaan naskah soal juga masih dilakukan secara manual dan mandiri  , menggunakan mesin fotocopy belum melalui percetakan. Selain itu belum dijadikan satu, masih per madrasah sehingga biayanya lebih tinggi. Kemudian, waktu yang disediakan untuk membuat kisi-kisi dan soal terlalu pendek,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, alokasi waktu pengerjaan soal terlalu lama, rata-rata 90 menit, padahal 60 menit cukup untuk mengerjakan soal. Koordinator selaku editor juga kurang maksimal karena keterbatasan waktu. Kendala yang terakhir adalah pembagian tugas pembuatan kisi-kisi dan soal terlalu banyak, karena keterbatasan tenaga guru yang ada.

“Saya berharap ke depan ada pelatihan penulisan soal yang baik sesuai kaidah bagi para guru. Sedangkan untuk pencetakan dan penggandaan soal perlu dicetak secara kolektif di tingkat kecamatan, untuk menghemat biaya”, ungkapnya berharap. (sri/sar)

Bagikan :
Translate ยป