Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

Artikel

Muharam 1448 Hijriyah: Momentum Evaluasi dan Penguatan Budaya Layanan Prima ASN Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dari Kantor Kabupaten, KUA Kecamatan hingga Madrasah dalam Menjaga Predikat WBK dan Mewujudkan WBBM

Muharam 1448 Hijriyah: Momentum Evaluasi dan Penguatan Budaya Layanan Prima ASN Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dari Kantor Kabupaten, KUA Kecamatan hingga Madrasah dalam Menjaga Predikat WBK dan Mewujudkan WBBM

Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri. Pergantian tahun dalam kalender hijriah bukan sekadar penanda waktu, melainkan pengingat akan peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai perjuangan, perubahan, dan perbaikan menuju kondisi yang lebih baik. Semangat hijrah tersebut relevan untuk diterapkan dalam kehidupan pribadi …

Muharam 1448 Hijriyah: Momentum Evaluasi dan Penguatan Budaya Layanan Prima ASN Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dari Kantor Kabupaten, KUA Kecamatan hingga Madrasah dalam Menjaga Predikat WBK dan Mewujudkan WBBM Selengkapnya »

Bintang Alfinnurin Kumala Mafaza, M.Sos.

Eksistensi Wali Nikah bagi Anak Perempuan dari Pernikahan Siri: Tinjauan Fikih, Hukum Positif, dan Komparasi Hukum Negara

Penulis : Bintang Alfinnurin Kumala Mafaza, M.Sos. (Penghulu Ahli Pertama – KUA Kutasari, Purbalingga) PENDAHULUAN Pernikahan merupakan ritual sakral yang tidak hanya mengikat dua insan dalam hubungan spiritual dan emosional, tetapi juga membawa implikasi hukum yang luas. Dalam Islam, keabsahan suatu pernikahan sangat bergantung pada terpenuhinya rukun dan syarat sah nikah. Salah satu rukun yang …

Eksistensi Wali Nikah bagi Anak Perempuan dari Pernikahan Siri: Tinjauan Fikih, Hukum Positif, dan Komparasi Hukum Negara Selengkapnya »

Membangun Pelayanan Prima Sehati dengan menguatkan Kesadaran Melayani

Zona Integritas dan Reformasi Birokrasi: Saatnya Mengakhiri Dikotomi antara “Membangun ZI” dan “Bekerja Sesuai Tusi”

Keberhasilan Kantor Kementerian Kabupaten Purbalingga (Kankemenag Purbalingga) meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026 merupakan capaian yang patut disyukuri. Predikat tersebut bukan hanya bentuk pengakuan atas komitmen organisasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, tetapi juga menjadi bukti bahwa budaya integritas mulai mengakar dalam penyelenggaraan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, …

Zona Integritas dan Reformasi Birokrasi: Saatnya Mengakhiri Dikotomi antara “Membangun ZI” dan “Bekerja Sesuai Tusi” Selengkapnya »

Semangat Hari Lahir Pancasila Menjadi Energi Akselerasi Reformasi Birokrasi Menuju WBBM 2027

Semangat Hari Lahir Pancasila Menjadi Energi Akselerasi Reformasi Birokrasi Menuju WBBM 2027

Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum sakral untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur dasar negara ke dalam reformasi birokrasi yang nyata. Setelah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Kemenag Purbalingga kini menghadapi tantangan yang lebih besar. Penguatan Zona Integritas (ZI) menuju WBBM mensyaratkan perubahan …

Semangat Hari Lahir Pancasila Menjadi Energi Akselerasi Reformasi Birokrasi Menuju WBBM 2027 Selengkapnya »

Pengawasmadrasah menuju WBBM 2027

Pengawas Madrasah Menuju WBBM 2027

Peran pengawas madrasah sangat krusial sebagai katalisator, pembina, dan pengawas internal untuk memastikan madrasah binaan berhasil membangun Zona Integritas (ZI). Pengawas menjembatani kebijakan Kementerian Agama dengan operasional di lapangan demi mewujudkan tata kelola yang bersih dan pelayanan prima. Berikut adalah rincian peran strategis pengawas madrasah dalam mengimplementasikan WBK menuju WBBM di madrasah binaan: 1. Pendorong …

Pengawas Madrasah Menuju WBBM 2027 Selengkapnya »

Merangkai Kebiasaan Membangun Peradaban

Peradaban besar tidak lahir dari momen spektakuler, melainkan dari kebiasaan kecil yang berulang dan diwariskan antar generasi. Di lingkungan pendidikan, kebiasaan sehari-hari menentukan watak kolektif dan kualitas moral komunitas. Oleh karena itu, merangkai kebiasaan baik menjadi investasi utama dalam pembentukan peradaban yang beradab, beriman, dan produktif. Kebiasaan adalah tindakan yang menjadi mudah karena diulang terus-menerus. Diibaratkan bahwa …

Merangkai Kebiasaan Membangun Peradaban Selengkapnya »

Menyambut Masa Purna Tugas dengan Bahagia: Refleksi Psikologis, Sosial, dan Religius bagi ASN Kementerian Agama

Menyambut Masa Purnatugas dengan Bahagia: Refleksi Psikologis, Sosial, dan Religius bagi ASN Kementerian Agama

Oleh: Sri Astutik, S.Pd. Guru IPA MTsN 2 Purbalingga. Masa purnatugas adalah fase kehidupan yang tak terelakkan bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk di lingkungan Kementerian Agama. Fase ini bukan sekadar penanda berakhirnya masa kerja formal, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi mendalam atas perjalanan hidup: siapa kita, apa yang telah kita kontribusikan, dan …

Menyambut Masa Purnatugas dengan Bahagia: Refleksi Psikologis, Sosial, dan Religius bagi ASN Kementerian Agama Selengkapnya »

Dari Pengawasan ke Perubahan: Kontribusi Pengawas PAI untuk WBBM 2027

Dari Pengawasan ke Perubahan: Kontribusi Pengawas PAI untuk WBBM 2027

Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bukan sekadar agenda administratif, melainkan sebuah gerakan perubahan budaya kerja di lingkungan Kementerian Agama. Dalam konteks ini, peran Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi sangat strategis. Mereka tidak hanya bertugas melakukan supervisi akademik dan manajerial, tetapi juga menjadi agen transformasi yang mendorong terwujudnya tata kelola …

Dari Pengawasan ke Perubahan: Kontribusi Pengawas PAI untuk WBBM 2027 Selengkapnya »

Menemukan Siswa Berbakat dengan ‘Joke’ Matematika

Menemukan Siswa Berbakat dengan ‘Joke’ Matematika

Kegiatan olimpiade/kompetisi mata pelajaran (mapel) matematika merupakan agenda rutin dunia pendidikan. Dalam satu tahun, ada lebih dari satu even lomba, karena selain Olimpiade/Kompetisi Nasional (OSN/KSM), berbagai perguruan tinggi dan lembaga bimbingan belajar mengadakan kegiatan sejenis. Setiap madrasah/sekolah berusaha mengikutsertakan siswanya dalam kegiatan tersebut. Selain untuk mengembangkan potensi siswa, gelar juara pada kompetisi menjadi ‘prestise’ tersendiri …

Menemukan Siswa Berbakat dengan ‘Joke’ Matematika Selengkapnya »

Pendidikan Inklusi di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini: Konsep, Implementasi, Tantangan, dan Strategi Pengembangan

Pendidikan Inklusi di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini: Konsep, Implementasi, Tantangan, dan Strategi Pengembangan

Pendidikan merupakan hak fundamental setiap individu tanpa memandang kondisi fisik, mental, sosial, maupun ekonomi. Prinsip ini menjadi landasan utama berkembangnya konsep pendidikan inklusi yang menekankan kesetaraan akses dan penghargaan terhadap keberagaman. Pendidikan inklusi tidak hanya memberikan kesempatan belajar bagi anak berkebutuhan khusus, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, adil, dan tidak diskriminatif. Dalam konteks …

Pendidikan Inklusi di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini: Konsep, Implementasi, Tantangan, dan Strategi Pengembangan Selengkapnya »

Translate »
Skip to content