Pena Mas episode 1 : Bincang Babinluhmas bersama Kakankemenag Syafi’

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.

Salam sejahtera untuk kita semua.

Sahabat Pena Mas dimanapun Anda berada.

Semoga kita semua selalu sehat dan dalam lindungan Allah Tuhan Yang Maha Esa.

Bulan April 2022 ini ada yang istimewa dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, yaitu berupa Rubrik Pena Mas , Penerangan Informasi dan Humas.

Pena Mas perdana ini akan membahas tentang program unggulan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang merupakan program inovasi  layanan publik, Babinluhmas. Babinluhmas akronim dari Bantuan Pembinaan dan Penyuluhan Masyarakat. Apa, siapa dan bagaimana tugas Babinluhmas ?

Berikut adalah wawancara Pranata Humas, Sri Lestari dengan Kepala Kantor Kemnterian Agama Kabupaten Purbalingga, K.H. Muhammad Syafi’, S. Ag pada hari Selasa, 29 Maret 2022 melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.

Sahabat Pena Mas yang budiman,

Semula wawancara ini akan dilaksanakan secara langsung di lokasi Pembekalan Petugas Babinluhmas pada Sabtu 26 Maret lalu di Hotel Moro Seneng Baturraden. Namun karena kondisi kesehatan Kepala Kantor belum memungkinkan, maka wawancara dilaksanakan dengan daring. Saat wawancara, kondisi Kakankemenag Syafi’ sudah semakin membaik dan masih berada di Yogyakarta. Sementara Prahum Sri Lestari berada di Hotel Horison Kota Lama Semarang untuk mengikuti Pelatihan Goverment Transformation Academy yang diselenggarakan oleh Kominfo.

Sahabat Pena Mas, mari kita simak wawancaranya membahas tuntas Babinluhmas.

Prahum Sri Lestari :

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, Bapak”

Kakankemenag Syafi’ :

Wa’alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh, mbak Lestari

Prahum Sri Lestari :

“Bagaimana kesahatan Bapak, apakah sudah membaik ?”

Kakankemenag Syafi’ :

“Alhamdulillah, atas doa Mbak Lestari dan teman-teman, kesehatan saya semakin membaik dan badan terasa  enakan”.

Prahum Sri Lestari :

“Alhamdulillah, semoga Bapak sehat selalu dan dapat kembali beraktifitas bersama kami di Kankemenag Purbalingga ”.

Kakankemenag Syafi’ :

Aamiin aamiin aamiin, terima kasih

Prahum Sri Lestari :

“Mohon maaf Bapak, saat ini Babinluhmas sudah ramai di berbagai platform media sosial, sejak digelar kegiatan Pembekalan bagi Petugas Babinluhmas hari Sabtu-Ahad, 26-27 Maret lalu di Hotel Moro Seneng Baturraden. Terkait dengan hal ini, bagaimana sambutan Bapak selaku Kepala Kantor ?”

Kakankemenag Syafi’ :

Terkait dengan program unggulan Babinluhmas sebagai Kakankemenag Purbalingga saya mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kasi Bimas Islam & para Penyuluh Agama Islam yang telah menginisiasi program Babinluhmas, Bantuan Bimbingan dan Penyuluhan Masyarakat) di Kankemenag Purbalingga”

Prahum Sri Lestari :

“Ada kemiripan nama antara Babinluhmas dengan Babinsa dan Bhabikamtibmas, apakah ada perbedaannya ?”

Kakankemenag Syafi’ :

Di TNI ada Babinsa  ( Bintara Pembina Desa ) sedangkan di POLRI ada Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Keduanya ada kemiripan dengan Babinluhmas.  Bedanya, dalam Babinluhmas tidak ada pembinaan territorial terkait dengan pertahanan dan keamanan (Hankam).  Tetapi dalam Babinluhmas dalam pembinaan spiritual lebih menitikberatkan pada pembinaan pertahanan keimanan  (Hankim).  Di dalam praktiknya kedua institusi bentukan TNI & Polri tersebut tetap melibatkan tokoh-tokoh masyarakat & agama dalam melaksanakan pembinaan kepada masyarakat.   Dari sini kita bisa bersinergi dengan keduanya.  Kita bisa saling melengkapi”.

Prahum Sri Lestari :

“Apkah tujuan dari program Babinluhmas ini ?

Kakankemenag Syafi’ :

Program Babinluhmas bertujuan agar layanan publik Kemenag lebih dirasakan oleh masyarakat Purbalingga.  Dengan Babinluhmas, Kankemenag bisa menjalin hubungan dengan masyarakat secara lebih dekat, cepat dan lebih tanggap serta peka terhadap problematika yang dihadapi mereka serta merespon persoalan yang muncul di tengah-tengah mereka”.

Prahum Sri Lestari :

“Kementerian Agama sebagai pilot project moderasi beragama di tanah air, apakah dalam hal ini Babinluhmas ikut ambil peran ?”

Kakankemenag Syafi’ :

“Babinlumas adalah penggerak moderasi beragama. Berperan memberi bimbingan paham kegamaan yang rohmatan lil-‘alamin ‘ala ahlissunnah wal-jama’ah yang jauh dari paham sesat, radikalisme, ekstrimisme dan isme-isme yang menyimpang dari ajaran Rasulullah SAW. 

Prahum Sri Lestari :

“Tugas penting apa yang harus dilakukan Petugas Babinluhmas yang juga merupakan personel Penyuluh Agama Islam ini ?’

Kakankemenag Syafi’ :

Sebagai “Jubir” Kankemenag, Babinluhmas menjadi pusat  konsultasi dan informasi kepada masyarakat Purbalingga terkait berbagai layanan kantor seperti prosedur pendaftaran nikah di KUA baik secara on line / off line prosedur permohonan ijin operasional (ijop) pendirian TPQ, Pondok Pesantren, Madin, pendaftaran haji baik secara online / off line,  permohonan rekomendasi, permohonan penerbitan paspor haji dan umroh, prosedur pendirian cabang PPIU & PIHK, menghitung zakat, pembagian waris, prosedur wakaf dan lain-lain”.

Prahum Sri Lestari :

Babinluhmas sebagai rintisan baru namun merupakan program inovasi unggulan dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, sebaiknya hal apa saja yang perlu dimatangkan kembali ?”

Kakankemenag Syafi’ :

Sebagai program rintisan baru tentu masih perlu disosialisasikan kepada masyarakat secara luas.  Juga diadakan penyempurnaan dalam hal penataan organisasi,  program, kegiatan, tata kerja yang tentunya tidak hanya melibatkan Penyuluh di lingkungan Kankemenag Purbalingga saja, tetapi perlu berkoordinasi dan bersinergi dengan intstansi pemerintah maupun swasta, lembaga keagamaan / kemasyarakatan / kebudayaan di lingkungan Kabupaten Purbalingga”   

Prahum Sri Lestari :

“Apa harapan dari diinisiasinya program inovasi unggulan Babinluhmas ini ?

Kakankemenag Syafi’ :

Harapan kami, semoga program Babinluhmas Kankemenag Purbalingga bisa menginspirasi Kankemenag lain untuk membuat program yang sama atau senada.  Saya berdoa semoga bagi inisiator program ini mendapat  pahala yang tidak terputus dan berlipat ganda karena sudah memberi contoh yang bagus “sunnah hasanah” kepada yang lain.  Dalam suatu Hadits :

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang mencontohkan suatu sunnah (perbuatan) yang baik dalam Islam, maka dia mendapat pahala sekaligus pahala orang lain yang mengamalkannya dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun” (HR. Muslim).

Prahum Sri Lestari :

“Sebagai akhir dari wawancara ini, apa pesan Kakankemenag ?

Kakankemenag Syafi’ :

Selamat bekerja, berkarya, mengabdi dan beribadah untuk kemaslahatan umat, masyarakat dan negara karena mencari ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Semoga Allah senantiasa menganugerahi kekuatan & kesehatan lahir batin dan selalu membimbing kita ke jalan lurus serta yang diridhoi-Nya”  

Prahum Sri Lestari :

Aamiin, terima kasih atas waktunya Bapak, Wassalaamu’alaiakuwarahmatullahi wa barakaatuh

Kakankemenag Syafi’ :

“Wa’alaikumussalaam warahmatullaahi wa barakaatuh. Sama-sama Mbak Lestari”

Demikian Pena Mas edisi 1 Kankemenag Kabupaten Purbalingga.

Terima kasih dansemoga bermanfaat

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

(Pengirim : Sri Lestari, Pranata Humas Kankemenag Purbalingga)

Bagikan :
Translate »