Purbalingga (Humas) – Menyambut Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyiapkan kegiatan Khotmil Quran dan Doa Bersama sebagai ikhtiar spiritual untuk mengenang jasa para ulama dan kiai pendiri bangsa serta memanjatkan doa bagi kemajuan negeri yang akan dilaksanakan pada Jumat, (16/10/2026). Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Aula Galaksi Kankemenag Purbalingga, Kamis (15/10/2026).

Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, dalam arahannya meminta seluruh pihak mempersiapkan kegiatan dengan baik agar berlangsung tertib, khidmat, dan memberikan makna bagi seluruh peserta.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneladani perjuangan para ulama dan kiai yang telah meletakkan fondasi keagamaan dan kebangsaan.
Ia menambahkan, melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, seluruh peserta diajak menumbuhkan keikhlasan dalam beribadah, mempererat persaudaraan, serta memohon keberkahan bagi bangsa Indonesia. Doa juga dipanjatkan untuk keberhasilan pembangunan Zona Integritas Kankemenag Purbalingga menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026–2027. Semangat spiritual tersebut diharapkan selaras dengan komitmen menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Lina Parwati, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan HSN ke-11 Tahun 2026 dimulai pada 15 Oktober.
Berbagai kegiatan telah disiapkan, meliputi khotmil Quran, ngaji bandongan, ro’an atau kerja bakti membersihkan lingkungan, ziarah, apel Hari Santri, hingga doa bersama. Seluruh rangkaian mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, sebagai momentum meneguhkan kontribusi santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kepedulian sosial.
