Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyosialisasikan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 melalui kegiatan Morning Briefing Online (MBO) yang diikuti satuan kerja dan unit kerja di lingkungan Kankemenag Purbalingga secara daring, Rabu (14/10/2026). Kegiatan dari Ruang Rapat Sehati ini menjadi sarana koordinasi untuk menyelaraskan agenda peringatan HSN sekaligus mendorong penguatan integritas dan inovasi pelayanan yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Lina Parwati menyampaikan rangkaian kegiatan HSN 2026 yang dimulai pada 15 Oktober. Berbagai kegiatan akan digelar, meliputi khotmil Qur’an, ngaji bandongan, ro’an atau kerja bakti membersihkan lingkungan, ziarah, apel Hari Santri, hingga doa bersama. Seluruh rangkaian tersebut mengusung semangat tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, sebagai momentum meneguhkan kontribusi santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kepedulian sosial.
Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi seluruh satuan kerja agar peringatan HSN berlangsung semarak, tertib, dan memberikan manfaat nyata. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga integritas setelah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sekaligus mempersiapkan langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2027. Menurutnya, capaian tersebut harus tercermin dalam perilaku kerja, kualitas pelayanan, dan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat.
MBO rutin dilaksanakan dua pekan sekali setiap bulannya sebagai ruang konsolidasi, evaluasi, dan penyelarasan program kerja. Melalui forum ini, Kankemenag Purbalingga mendorong seluruh satuan kerja agar bergerak selaras, menjaga budaya integritas, serta menghadirkan inovasi yang berkelanjutan.
