
Purbalingga (Humas) — Pasca pengukuhan Tim Pelaksana Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan Urab Mendoan (Umat Rajin Bertani Mendukung dan Menopang Kehidupan) Versi 2, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menggelar rapat koordinasi di Ruang Sehati, Kamis (13/8/2026). Rapat membahas langkah keberlanjutan inovasi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Ketua Urmen, Siti Honiah Mujiati, memaparkan roadmap Urab Mendoan Versi 2 yang telah dan akan dilaksanakan hingga akhir tahun 2026. Roadmap tersebut menjadi acuan dalam mengawal pelaksanaan program secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menegaskan bahwa Urab Mendoan Versi 2 harus mampu memberikan dampak yang lebih nyata. Menurutnya, inovasi yang dikembangkan perlu hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Urab Mendoan Versi 2 harus menjawab problem masyarakat secara inklusif sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai kalangan,” ujarnya.
Melalui penguatan program dan kolaborasi berbagai pihak, inovasi ini diharapkan terus berkembang sebagai gerakan pemberdayaan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca Juga: Tim Urab Mendoan Versi 2 Dikukuhkan, Ketahanan Pangan Jadi Perhatian Kemenag Purbalingga
