Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga mengapresiasi kontribusi masjid-masjid dalam Program Masjid Ramah Pemudik (MRP) Idulfitri 1447 H/2026 M. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, sebelum kegiatan pembinaan ASN di Aula Uswatun Khasanah, Senin (30/3/2026), sekaligus menandai berakhirnya operasional MRP di wilayah Purbalingga.

“Masjid Ramah Pemudik telah memberikan kontribusi nyata sejak H-4 hingga H+4 Idulfitri. Terima kasih kepada para takmir, penyuluh, pengawas, dan guru yang telah melayani pemudik dengan sepenuh hati. Ini menjadi amal jariyah sekaligus syiar Islam yang perlu kita jaga dan lanjutkan,” ujar Zahid. Ia berharap program ini terus berkembang dan memberi dampak lebih luas. “Insyaallah ke depan akan kita tingkatkan dan perluas. Semoga setiap kebaikan yang dilakukan tercatat sebagai amal di sisi Allah SWT,” pungkasnya.

Berdasarkan rekapitulasi, sebanyak 1.984 pemudik tercatat singgah di 10 titik Masjid Ramah Pemudik di Purbalingga. Rinciannya, Masjid Al Hasanah Tlahab Lor sebanyak 423 pemudik, Masjid An Nahdiyah 250 pemudik, Masjid Cheng Hoo 218 pemudik, Masjid Darunnajaa 115 pemudik, Masjid Baitul Muttaqiin 20 pemudik, Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh 25 pemudik, Masjid Nurul Falah Senon 150 pemudik, Masjid At Taqwa Bakulan 240 pemudik, Masjid Nurul Falah Bukateja 175 pemudik, dan Masjid Al Iftitah 368 pemudik. Data ini menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan masjid sebagai tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para musafir.
Editor : Sri Lestari
Foto : Tim HMIK