
Purbalingga (Humas) – Penghulu di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga didorong untuk terus adaptif menghadapi transformasi sosial yang berkembang di masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani didampingi Kasi Bimas Islam Moh. Nur Hidayat, dalam kegiatan Upgrading Penghulu yang diselenggarakan APRI Purbalingga di Gedung Dekopinda Kabupaten Purbalingga, Rabu (12/8/2026).
Zahid menyampaikan bahwa penghulu saat ini dihadapkan pada tantangan pernikahan modern, termasuk fenomena pernikahan campuran atau lintas negara. Karena itu, penghulu dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Selain memahami dinamika sosial, penghulu juga harus mampu mengharmonisasikan regulasi yang terus berkembang dengan pelaksanaan layanan di lapangan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara cepat, transparan, tidak berbelit-belit, serta terbuka dalam memberikan informasi.
Pada kesempatan tersebut, Zahid mengajak seluruh penghulu untuk memegang komitmen 3S, yaitu semangat menjaga mutu layanan, semangat meningkatkan networking, dan semangat menciptakan inovasi atau terobosan. Melalui semangat tersebut, penghulu diharapkan mampu menghadirkan layanan pernikahan yang profesional, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat.
