
Purbalingga (Humas) – Bagaimana cara menyambut tamu dengan ramah, memberikan informasi yang jelas, hingga membuat masyarakat merasa nyaman saat dilayani? Pengalaman itulah yang dirasakan para petugas Pusat Informasi dan Layanan Madrasah (PILAM) melalui program sharing knowledge yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga bersama petugas Front Office (FO) PTSP.
Selama empat hari, sejak Selasa (4/8/2026), petugas FO PTSP Kankemenag Purbalingga, Uki Agustina, Rizka Indriatussolikhah, dan Aris Yuli Setiono berbagi pengalaman tentang budaya pelayanan SEHATI kepada petugas PILAM dari MIN, MTsN, dan MAN. Kegiatan berlangsung dua arah. Selain mendapat pendampingan di madrasah, para petugas PILAM juga berkesempatan merasakan langsung menjadi petugas layanan di PTSP Kankemenag Purbalingga untuk mempelajari standar pelayanan yang diterapkan kepada masyarakat.
Pada hari terakhir, Jumat (7/8/2026), pendampingan dilaksanakan di MIN 1 Purbalingga dan MTsN 1 Purbalingga. Sementara itu, petugas layanan dari MAN Purbalingga dan MIN 2 Purbalingga mendapat kesempatan bertugas di PTSP Kankemenag Purbalingga.
Bagi Nur Laeliati, petugas FO MAN Purbalingga, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang berkesan. Ia mengaku banyak belajar tentang cara melayani dengan budaya SEHATI, mulai dari menyambut tamu hingga memberikan pelayanan yang ramah dan humanis.
Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, menyampaikan bahwa program ini selain berbagi pengetahuan juga menghadirkan pengalaman belajar yang dapat langsung diterapkan dalam pelayanan publik.
Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang sama baiknya, baik saat datang ke kantor Kementerian Agama maupun ke madrasah. Karena itu, budaya SEHATI terus diperkenalkan agar menjadi karakter pelayanan bersama yang cepat, ramah, profesional, dan memberi kesan positif bagi setiap pengguna layanan.
