
Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga memulai aksi sosial Kemenag Purbalingga Berbagi Air Bersih pada Senin (22/9/2026) dengan menyalurkan bantuan air bersih di dua titik lokasi, yakni Desa Siwarak Kecamatan Karangreja dan Kecamatan Pengadegan. Di Pengadegan, tim yang terdiri dari pejabat manajerial, Tim Humas, Media, Informasi, Kreatif (HMIK), KUA, APRI, IPARI, dan Pokjawas turun langsung mendistribusikan bantuan bagi masyarakat terdampak kemarau.
Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan di Kecamatan Pengadegan, meliputi 2.000 liter di Masjid Baitussalam MIM Pengadegan, 1.000 liter di Musala Tegalpingen, dan 2.000 liter di kompleks MI Ma’arif NU 1 Pengadegan wilayah Kedungdawa, serta air mineral dalam kemasan. Bantuan ini menjadi bagian dari program Kemenag Purbalingga Peduli yang akan dilaksanakan pada 22–25 dan 29 September 2026 di 10 titik desa, lembaga pendidikan, dan rumah ibadah di Kabupaten Purbalingga.
Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kankemenag Purbalingga, Didik Wirawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kementerian Agama kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Semoga bantuan air bersih ini bermanfaat bagi warga yang terdampak kemarau dan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Takmir Masjid Baitussalam yang mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.
“Insyaallah sangat bermanfaat bagi jamaah dan warga sekitar,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, Kemenag Purbalingga terus menghadirkan pelayanan yang berdampak nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat.
