Purbalingga (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, H. Zahid Khasani, secara resmi mengukuhkan sembilan agen perubahan periode 2026–2027 dalam sebuah prosesi yang digelar di halaman kantor setempat, Senin (6/4/2026).
Pengukuhan dilakukan dengan didampingi Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf. Agen perubahan yang dikukuhkan berasal dari unsur Kankemenag, KUA, dan madrasah.

Adapun sembilan agen perubahan tersebut terbagi dalam tiga bidang, yaitu:
- Bidang Integritas dan Pelayanan Prima SEHATI
Yusriani Rasyid (Analis SDMA)
Thofikkur Rokhman (Penyuluh Agama Islam)
Ali Wardana (Guru MIN 3 Purbalingga) - Bidang Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan
Laeli Rochmah Mugi Lestari (Pelaksana pada Setjen)
Khikam Aziz (Penyuluh Agama Islam)
Achmadi (Kepala MIN 3 Purbalingga) - Bidang Media dan Informasi Publik
Siti Kholifah (Analis SDMA)
Dimas Kurniawan (Penyuluh Agama Islam)
Sulis Rakhmat Kurniawan (Guru MIN 1 Purbalingga)
Rangkaian kegiatan pengukuhan meliputi pemasangan selempang agen perubahan, penyerahan Surat Keputusan (SK) periode 2026–2027, pembacaan komitmen pakta integritas oleh Khikam Aziz, penandatanganan pakta integritas oleh seluruh agen perubahan, serta pembacaan janji agen perubahan oleh Yusriani Rasyid.

Dalam sambutannya, Zahid Khasani menyampaikan ucapan selamat kepada para agen perubahan yang telah terpilih melalui mekanisme polling yang diikuti oleh 1.276 ASN di lingkungan Kankemenag Purbalingga. Ia menegaskan bahwa sejak hari pengukuhan, para agen perubahan harus segera bekerja dengan menetapkan program-program nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan.
“Komitmen dan konsistensi harus diwujudkan dalam program nyata. Jangan berhenti pada seremoni,” tegasnya.
Baca Juga: Dari ASN untuk Perubahan: Kemenag Purbalingga Mulai Polling Agen Perubahan 2026–2027
Sebagai bentuk motivasi, Kakan Kemenag juga menyampaikan bahwa daftar agen perubahan akan dipublikasikan melalui banner yang dipasang di KUA dan madrasah.
Mengakhiri sambutannya, ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, “Ihris ‘ala ma yanfa’uka wastain billah”, yang mengandung pesan agar setiap insan bersungguh-sungguh dalam melakukan hal yang bermanfaat serta senantiasa memohon pertolongan kepada Allah.
“Memberikan layanan terbaik adalah bagian dari ibadah,” pungkasnya.
Kontributor/ Publisher : Ahyan
Foto : Ahyan