
Purbalingga (Humas) – Musim kemarau yang berkepanjangan membuat kebutuhan air bersih menjadi tantangan bagi sebagian warga Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang. Menjawab kondisi tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan air bersih dan air minum dalam kemasan melalui program Kemenag Purbalingga Berbagi Air Bersih, Kamis (24/9/2026).
Bantuan diberikan kepada masyarakat Dusun Pagedangan dengan melibatkan kolaborasi berbagai unsur, mulai dari pejabat manajerial Kankemenag Purbalingga, Tim HMIK, KUA, APRI, IPARI, Pokjawas hingga KKM. Kegiatan ini merupakan bagian dari penyaluran bantuan di 10 titik lokasi terdampak kekeringan yang dijadwalkan berlangsung pada 22–25 dan 29 September 2026.
Pada hari ketiga pelaksanaan, dua tim diterjunkan secara bersamaan ke Kecamatan Kaligondang dan Kecamatan Bobotsari. Di Desa Slinga, tim yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, H. Zahid Khasani bersama Kasi Bimas Islam Moh. Nur Hidayat, Kasi PAIS Didik Wirawan, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Siti Honiah Mujiati, serta tim menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi masyarakat sekitar MI Islamiyah Slinga.
Zahid Khasani menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan warga penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen Kementerian Agama untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadapi dampak kemarau,” ujarnya.
Kepala Desa Slinga, Chaelani, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Kemenag Purbalingga. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.
