
Purbalingga (Humas) – “Anggaran bukan sekadar angka, tetapi amanah yang wajib dipertanggungjawabkan secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu,” tegas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, saat membuka rapat koordinasi persiapan pemeliharaan gedung KUA Tahun 2026 di Aula Uswatun Khasanah, Kamis (9/4/2026).
Dalam rakor yang diikuti kepala KUA dan pengelola BOP se-Kabupaten Purbalingga itu, Zahid menekankan tiga indikator utama akuntabilitas anggaran, yakni kualitas perencanaan, kualitas pelaksanaan, dan kualitas hasil. Ketiganya menjadi tolok ukur agar pemeliharaan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, serta memberikan hasil nyata dan terukur sesuai prinsip pengelolaan keuangan yang transparan.
Kasi Bimas Islam, Mohammad Nur Hidayat, menegaskan bahwa dukungan terhadap tiga indikator tersebut harus diwujudkan melalui pelaksanaan yang disiplin dan pelaporan tepat waktu.
“Pemeliharaan dimulai April dan pada Mei sudah harus selesai beserta LPJ-nya. Ini bagian dari kualitas pelaksanaan dan hasil, sehingga perlu koordinasi yang baik. KUA sebagai ujung tombak layanan juga harus menjaga integritas, meningkatkan kualitas layanan, dan bebas dari pungli,” ujarnya.
Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jateng Apresiasi Pembangunan Gedung SBSN KUA Purbalingga
Kontributor : Lestari
Editor/ Publisher : Ahyan
Foto : Tim HMIK