
Purbalingga (Humas) — Pelayanan publik yang prima tidak hanya ditentukan oleh kompetensi dan prosedur kerja, tetapi juga oleh energi positif yang diberikan kepada masyarakat. Pesan inilah yang mengemuka dalam Briefing Pagi Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Selasa (4/8/2026).
Briefing yang berlangsung di ruang PTSP tersebut dipimpin oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Siti Honiah Mujiati. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh petugas layanan untuk membangun suasana kerja yang menyenangkan dan penuh semangat sehingga berdampak positif terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan layanan yang cepat dan tepat, tetapi juga keramahan serta kenyamanan saat berinteraksi dengan petugas. Oleh karena itu, setiap ASN yang bertugas di garda terdepan pelayanan perlu meniatkan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian yang dilakukan dengan hati yang gembira.
“Ketika kita bekerja dengan hati yang senang, energi positif itu akan tersampaikan kepada pengguna layanan. Masyarakat akan merasa lebih nyaman, dihargai, dan terlayani dengan baik,” ujarnya.
Selain membangun suasana kerja yang positif, Honiah juga mengingatkan pentingnya bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tugas fungsi masing-masing. Hal tersebut menjadi kunci agar pelayanan dapat berjalan cepat, tepat, dan akuntabel sesuai prinsip pelayanan publik yang profesional. Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap SOP akan memudahkan petugas dalam memberikan layanan sekaligus menjaga kualitas pelayanan agar tetap konsisten.
