
Purbalingga (Humas) — Ketelitian dalam pencetakan ijazah menjadi perhatian serius Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Untuk memastikan tidak terjadi kesalahan data pada dokumen negara tersebut, Kankemenag Purbalingga menggelar Sosialisasi Pencetakan dan Serah Terima Blangko Ijazah Jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tahun Pelajaran 2025/2026 di Aula Uswatun Khasanah, Selasa (4/8/2026). Kegiatan diikuti oleh kepala madrasah dan operator yang menangani penerbitan ijazah MI se-Kabupaten Purbalingga.
Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Wisnu Sudarman menegaskan pentingnya ketelitian dalam proses pencetakan ijazah. Menurutnya, setiap data yang tercantum harus diverifikasi secara berulang agar tidak terjadi kesalahan yang dapat merugikan peserta didik.
“Jangan sampai salah cetak. Lakukan cross check secara teliti terhadap seluruh data sebelum ijazah dicetak dan diserahkan kepada siswa,” tegas Wisnu.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, mengajak seluruh insan madrasah untuk menyambut tahun ajaran baru dengan semangat baru melalui konsep Tiga S.
Pertama, Semangat menjaga mutu madrasah, baik dari sisi kualitas sumber daya manusia maupun profesionalisme dalam menjalankan tugas. Kedua, Semangat mengembangkan networking, memperluas jejaring dan kolaborasi guna mendukung kemajuan madrasah. Ketiga, Semangat berinovasi membangun negeri, dengan menghadirkan madrasah yang ramah, nyaman, dan asri sebagai ruang tumbuh generasi masa depan.
“Madrasah harus terus bergerak maju. Jaga mutu, bangun kolaborasi, dan hadirkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat. Mari wujudkan madrasah yang ramah, asri, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Zahid.
