Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga siap berkontribusi dalam percepatan digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) melalui penggerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai agen sosialisasi kepada masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kasi Bimas Islam Kankemenag Purbalingga, Moh. Nur Hidayat, saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Digitalisasi Perlinsos Kabupaten Purbalingga di Ruang Rapat Bupati, Rabu (14/10/2026).

Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga, Suroto. Salah satu fokus pembahasan adalah menyukseskan pendataan ulang agar program perlindungan sosial yang diselenggarakan negara benar-benar menjangkau masyarakat yang berhak menerima. Perluasan agen digitalisasi juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan jangkauan sosialisasi, mendorong partisipasi masyarakat, serta mendukung ketepatan sasaran bantuan.
Moh. Nur Hidayat menyampaikan, Kementerian Agama telah menyosialisasikan digitalisasi perlinsos pada pekan sebelumnya melalui koordinasi dari tingkat pusat hingga satuan kerja, termasuk kantor wilayah provinsi dan kantor Kementerian Agama kabupaten/kota.
“Kemenag siap menyukseskan program ini dengan menggerakkan ASN agar menjadi agen aktif dalam menyosialisasikan digitalisasi perlinsos. Kami memiliki jaringan yang dekat dengan masyarakat, mulai dari Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), satuan pendidikan madrasah, pondok pesantren, hingga guru Pendidikan Agama Islam (PAI),” ungkapnya.
Baca Juga: Kolaborasi Kemenag-Taspen, ASN Purbalingga Diperkenalkan Manfaat Perlindungan hingga Pensiun
