Tips Membangun Rumah Tangga Bahagia

Pada dasarnya tujuan pernikahan adalah proses menuju kehidupan yang lebih baik dan bermakna. Adapun tujuan berumah tangga adalah proses untuk menuju kelengkapan hidup, bahagia, tenang dan penuh cinta dan kasih sayang. Akan tetapi tidak sedikit orang yang menikah dengan tujuan lain, misalnya karena ingin menguasai hartanya atau punya niat buruk lainnya.

 

Semua orang tentunya mendambakan rumah tangganya bahagia, tenang dan penuh cinta dan kasih sayang. Sayangnya, terkadang keinginan tidak mesti sama dengan kenyataan. Hal yang terjadi justru malah sebaliknya.Betapa banyak rumah tangga yang dibangun dengan cinta, yang awalnya baik-baik saja, tenang dan damai, namun kemudian berahir dengan perceraian.

 

Dan ada pula yang rumah tangganya berantakan, sering bertengkar, dan merasa tidak bahagia namun rumah tangganya tetap kokoh mempertahankanya. Istilah orang sunda yaitu awet rajet (bertahan dengan kerusakan).

 

Banyak buku panduan cara membina rumah tangga bahagia dan harmonis. Dengan mempelajari dari buku-buku tersebut, anda akan menemukan cara bagaimana membina dan mempertahankan keluarga yang harmonis.

 

Imam Asy Syafi’i Rahimahullah pernah mengungkapkan “Barangsiapa yang ingin sukses di dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang ingin sukses di akhirat maka hendaklah dengan ilmu, dan barangsiapa yang ingin sukses pada keduanya (dunia dan akhirat) maka hendaklah dengan ilmu (pula)”. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kunci meraih kebahagiaan dunia dan akhirat adalah segala sesuatu yang kita lakukan harus didasari ilmu, apalagi untuk pernikahan.

 

Ada banyak hal yang harus diketahui untuk dapat memperbaiki kualitas hubungan suami-istri, diantaranya adalah kepercayaan dan pentingnya saling menghargai. Bahwa keharmonisan dalam rumah tangga harus ada peran dari kedua belah pihak, untuk saling memahami, menghargai, dan terus selalu ada upaya untuk memperbaiki dan intropeksi diri.

 

Dalam hubungan suami-istri harus saling berbaik hati, menghormati perbedaan, tidak memaksakan kehendak masing-masing. Untuk itu tingkatkan kemampuan yang anda miliki, asah kembali kesabaran yang anda miliki dan pertajam pengetahuan tentang pernikahan. Anda tidak bisa menjalani rumah tangga bahagia dan harmonis jika pernikahan anda mengalir begitu saja, sebab semua itu butuh keahlian, pengorbanan, kerja keras dan kesungguhan.

 

Harus di akui bahwa untuk mewujudkan rumah tangga yang harmonis bukanlah hal yang mudah. Namun, bukan berarti anda tidak dapat mewujudkannya.

 

semoga bermanfaat.

 

Bidang Keluarga Sakinah/Dimas K/FauzanGino

Bagikan :
Translate ยป