Pubalingga (Humas) – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Mrebet meluncurkan inovasi pelayanan publik bertajuk Masterpiece Jilid 1, berupa Manual Book Pelayanan KUA Mrebet Versi Pertama. Inovasi ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan transparansi informasi, mempermudah akses layanan keagamaan, sekaligus memperkuat komitmen menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2027.

Peluncuran buku panduan ini menandai upaya KUA Mrebet dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih informatif, efektif, dan mudah diakses masyarakat. Melalui panduan tersebut, warga dapat mengetahui berbagai jenis layanan, persyaratan administrasi, serta tahapan pengurusan yang tersedia di KUA Mrebet.
Kehadiran Manual Book Pelayanan KUA Mrebet diharapkan dapat membantu masyarakat memahami prosedur layanan sejak awal. Dengan informasi yang tersusun secara sistematis, masyarakat memiliki acuan yang jelas sebelum mengurus keperluan administrasi keagamaan sehingga dapat mengurangi kebingungan dan meningkatkan kepastian pelayanan.
Kepala KUA Mrebet, A. Nur Zainudin, menjelaskan bahwa Masterpiece Jilid 1 dirancang sebagai sarana edukasi berkelanjutan bagi masyarakat. Buku panduan ini tidak hanya memuat informasi layanan, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan fasilitas dan prosedur pelayanan yang tersedia di KUA Mrebet.
“Kami ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa mengurus dokumen di KUA itu memakan waktu. Melalui Masterpiece Jilid 1, kami menghadirkan pelayanan yang ringkas, transparan, dan berdampak langsung bagi kemaslahatan umat. Ini merupakan langkah konkret untuk mendukung terwujudnya predikat WBBM di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga pada 2027. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi KUA lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan membutuhkan informasi yang mudah dipahami dan dapat diakses masyarakat. Karena itu, KUA Mrebet berupaya menghadirkan panduan yang membantu warga mengenali jenis layanan beserta prosedur yang harus dipenuhi.
Baca Juga: Pelayanan KUA yang Maksimal dan Menyenangkan dalam Rangka Membangun Zona Integritas
Ketua Tim Penyusun Buku, Agung Pangestu, menyampaikan bahwa Manual Book Pelayanan KUA Mrebet Versi Pertama menjadi langkah awal untuk membangun pelayanan yang lebih responsif, inovatif, dan informatif. Penyusunan buku ini juga mencerminkan penerapan nilai-nilai dalam jargon pelayanan KUA Mrebet, yaitu BERAKSI, singkatan dari Berintegritas, Efektif, Responsif, Akuntabel, Komitmen, Sinergi, dan Inovatif.
Agung menjelaskan bahwa gagasan penyusunan buku panduan tersebut berangkat dari kebutuhan masyarakat untuk mengetahui pilihan layanan sebelum mengurus keperluannya.
“Sepengalaman saya, ketika seseorang masuk ke rumah makan atau restoran, hal pertama yang dicari biasanya adalah buku menu. Dari situ saya terinspirasi bahwa masyarakat yang datang ke KUA juga perlu mengetahui seluruh layanan yang tersedia, termasuk persyaratan dan alurnya. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan informasi dan memahami prosedur sebelum mengurus keperluannya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, buku panduan tersebut telah tersedia dalam bentuk cetak di meja resepsionis KUA Mrebet. Selain itu, versi daring juga disediakan melalui situs web dan media sosial resmi KUA Mrebet agar masyarakat dapat mengakses informasi layanan dengan lebih mudah.
Penyediaan panduan dalam dua format tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi pelayanan. Masyarakat dapat mempelajari persyaratan dan prosedur sebelum datang ke kantor, sekaligus memperoleh informasi melalui kanal digital yang tersedia.
Peluncuran Masterpiece Jilid 1 pada momentum Hari Santri Nasional 2026 menegaskan komitmen KUA Mrebet untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan keagamaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ke depan, inovasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan layanan yang semakin mudah diakses dan berkualitas. Melalui penguatan informasi publik, penerapan nilai BERAKSI, serta perbaikan pelayanan secara berkelanjutan, KUA Mrebet berupaya mengambil bagian dalam mendukung terwujudnya WBBM 2027 di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
Link Akses Manual Book Pelayanan di KUA Mrebet Versi Pertama
