Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menggelar Rapat Koordinasi MC-0 (Mutual Check 0%) pembangunan Gedung SBSN KUA Bojongsari di MTs Ma’arif NU 06 Bojongsari, Selasa (9/6/2026).
MC-0 merupakan tahapan pemeriksaan awal sebelum pekerjaan konstruksi dimulai untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan, kondisi lapangan, dan pelaksanaan pekerjaan. Rakor diikuti oleh Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, PPK Wisnu Sudarman, Kaai PAIS, Kasi Bimas Islam, pelaksana pekerjaan dari CV Taha Abadi Jaya, KUA Bojongsari, serta pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Zahid Khasani menegaskan bahwa pembangunan yang didanai melalui SBSN dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar merupakan amanah negara yang harus dikawal bersama secara transparan dan akuntabel.
“Proses awal harus dianalisis secara akurat dan transparan agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Program ini perlu dikawal dan dipantau bersama sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan penyerahan hasil pembangunan paling lambat 5 Oktober 2026.
Melalui pembangunan Gedung SBSN KUA Bojongsari, Kemenag Purbalingga berupaya meningkatkan kualitas sarana layanan keagamaan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih nyaman, representatif, dan berkualitas.
Baca Juga: Pastikan Kekuatan Tanah, Kemenag Lakukan Uji Sondir Pembangunan SBSN KUA Bojongsari
