
Purbalingga (Humas) — Penyuluh Agama Islam sekaligus Kepala KUA Rembang melaksanakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Purbalingga, Jumat (4/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, disampaikan materi tentang kesempurnaan syukur dengan merujuk pada Kitab Tanbihul Ghafilin, Bab Keterangan tentang Bersyukur, halaman 488.
Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa kesempurnaan syukur memiliki tiga perkara. Pertama, ketika Allah memberikan sesuatu, seseorang hendaknya menyadari siapa Dzat yang telah memberikan nikmat tersebut, kemudian memuji-Nya atas pemberian itu.
Kedua, seseorang hendaknya ridha terhadap apa yang telah Allah berikan. Sikap menerima dan mensyukuri nikmat menjadi bagian penting dalam membangun ketenangan hati dan memperkuat keimanan. Ketiga, selama manfaat dan kekuatan dari pemberian Allah masih ada dalam diri, hendaknya digunakan untuk kebaikan dan tidak digunakan untuk bermaksiat kepada-Nya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan melalui sikap menerima ketentuan Allah dan menggunakan setiap nikmat yang diberikan untuk hal-hal yang bermanfaat.
Bimbingan ini diharapkan menjadi penguatan spiritual bagi warga binaan untuk senantiasa melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan menjadikan setiap nikmat Allah sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Baca Juga: Kankemenag-Rutan Kelas IIB Purbalingga Terus Berkomitmen Jalin Sinergi Pembinaan Mental Warga Binaan
