Purbalingga (Humas) – KUA Kemangkon menghadirkan Kebun Sakinah sebagai inovasi dalam bimbingan perkawinan. Melalui INOVASI BERDAMPAK: URAB MENDOAN V.2, sebanyak 10 pasangan calon pengantin diajak menanam dan merawat bibit tanaman hijau, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini mengenalkan kemandirian pangan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan sejak awal kehidupan berkeluarga.

Kepala KUA Kemangkon, Agus Musalim mengatakan, Kebun Sakinah diharapkan menjadi langkah awal menanamkan kemandirian pangan dan ketahanan keluarga.
“Kami ingin calon pengantin tidak hanya siap secara pengetahuan dan mental, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian pangan keluarga,” ujarnya. Peserta juga mendapat materi keluarga sakinah dari Penyuluh Agama Islam Ngatour Rokhman dan keluarga berkualitas dari Koordinator KB Kemangkon Satwika Pramesti.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Purbalingga Moh. Nur Hidayat menilai inovasi tersebut membuat bimbingan perkawinan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Bimbingan perkawinan menjadi momentum menanamkan kemandirian, kepedulian, dan tanggung jawab,” jelasnya. Sementara Ajeng (20), salah satu peserta, mengatakan kegiatan menanam memberi pengalaman sederhana tentang pentingnya merawat sesuatu agar tumbuh dan bermanfaat.
Baca Juga: Dirjen Bimas Islam: Ke depan, Bimwin Jadi Program Wajib Calon Pengantin
