KEPEDULIAN FKPAI PADA KAUM DUAFA DAN LEMBAGA PENDIDIKAN

Purbalingga – Pengajian dan bhakti sosial yang di adakan oleh Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam Kecamatan Karangmoncol telah berlangsung pada hari Rabu, 11Mei 2016, bertempat komplek TPQ Ahmad Dahlan, masjid Al-Haq desa Tamansari, kecamatan Karangmoncol bertujuan untuk meningkatkan keimanan umat agar bias menangkal dari faham dan aliran sesat.

Dalam acara yang bertema ”Kita Perkokoh Akidah Islamiah untuk Membentengi Umat dari Paham Aliran Sesat”, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karangmoncol Saroyo, dalam tausiyahnya mengatakan, “Ujung tombak pendidikan dan penanaman Aqidah Islamiyah, yang benar dan kuat berada pada orang tua dan keluarga. Banyaknya aliran yang menyimpang dari agama Islam akhir-akhir ini muncul di Purbalingga dan sempat fenomenal, salah satunya kelompok Gafatar. Maka kewajiban orang tua membentengi anak-anak dari aliran tersebut, dengan memberikan pemahaman yang benar tentang pendidikan agama dan implementasinya.”

Dalam kesempatan itu, hadir juga Kepala Sub Bagian (Kasubag) Bina Mental pada Bagian Kesra Setda Purbalingga Farhan Mahmudin yang mewakili Bupati Tasdi.  “Kegiatan ini sangat diapresiasi, karena sesuai dengan visi Kabupaten Purbalingga, yakni membentuk masyarakat yang berakhlak mulia,” ungkapnya.

Disampaikan oleh Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (POKJALUH) Purbalingga Hikam Aziz bahwa pada tahun 2015, pihaknya sudah pernah mengadakan kegiatan yang sama, di Desa Karangsari Kecamatan Karangmoncol. Dan menjadikan inspirasi FKPAI kecamatan Karangmoncol untuk melaksanakan kegiatan yang sama dan bermanfaat.

Imam Riyadi selaku ketua panita mengatakan bahwa tujuan lain dari kegiatan adalah untuk meningkatkan keshalehan sosial dengan adanya kepedulian terhadap kaum duafa maupun lembaga pendidikan agama. Dalam kegiatan ini juga diberikan bantuan dan santunan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Karangmoncol.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Kelompok Kerja Penyuluh (POKJALUH) Kabupaten Purbalingga, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purbalingga, Lembaga Keuangan Bangkit Maju Mandiri (LK-BMM) Kecamatan Karangmoncol, dan Pengawas Pendidikan Agama Islam PPAI) Kecamatan Karangmoncol, Badko TPQ Kecamatan Karangmoncol. serta donator dari masyarakat, telah menyalurkan bantuan sosial sebanyak Rp 156,3 juta. Bantuan sosial tersebut, disalurkan untuk renovasi 24 unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH) senilai    Rp 111 juta rupiah, untuk 27 lembaga TPQ, PAUD/KB, RA/BA senilai Rp 40 juta, santunan kepada 28 anak yatim duafa senilai Rp 3,8 juta, dan bantuan alat shalat untuk sepuluh imam masjid senilai Rp 1,5 juta.

 

 

 

Bagikan :
Translate »