Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga kembali menggelar briefing Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2027 usai apel pagi, Senin (20/7/2026).
Briefing kali ini diisi oleh Pokja 2 Penataan Tata Laksana yang dipimpin Ketua Pokja, Wisnu Sudarman, bersama Sekretaris Pokja, Arif Rahmat H.Y. Dalam materinya, Arif menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan fungsi ASN.

Menurutnya, setiap individu memiliki cara pandang dan pemahaman yang berbeda dalam menyikapi suatu pekerjaan. Namun, perbedaan tersebut harus disatukan melalui SOP agar seluruh proses kerja berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Setiap orang memiliki cara pandang masing-masing dalam melihat sesuatu. Karena itu, SOP hadir untuk menyatukan langkah dan cara kerja kita. Dengan bekerja sesuai SOP, integritas organisasi dapat terjaga dan kinerja yang dihasilkan menjadi lebih terukur serta akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, memberikan penguatan mengenai implementasi budaya pelayanan prima SEHATI sebagai wujud nyata penerapan tata laksana yang baik dalam pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Zahid mempraktikkan secara langsung alur pelayanan kepada tamu mulai dari kedatangan hingga meninggalkan kantor. Praktik diperagakan oleh petugas PTSP, mulai dari petugas keamanan (security) hingga Front Office (FO), sebagai contoh pelayanan yang ramah, responsif, dan profesional.
