Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

Kemenag Purbalingga Tekankan Penganggaran Berkualitas dan Berdampak; Realisasi DIPA Minimal 51 Persen

Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Kinerja Triwulan I Tahun 2026 di MIN 1 Purbalingga, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi capaian kinerja sekaligus merumuskan langkah perbaikan dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Kemenag Purbalingga.

Rakor pemantauan dan evaluasi pelaksanaan anggaran dan kinerja triwulan I tahun 2026

Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memanfaatkan rakor triwulan sebagai momentum evaluasi menyeluruh. Ia mendorong seluruh satuan kerja agar meningkatkan persentase realisasi DIPA minimal mencapai 51 persen pada periode berikutnya.

“Setiap triwulan harus kita jadikan bahan evaluasi. Realisasi anggaran tidak hanya soal angka, tetapi juga harus memenuhi standar kualitas yang baik,” tegasnya.

Menurutnya, penyerapan anggaran yang berkualitas ditandai dengan beberapa indikator utama, yakni realisasi yang mencapai target, tepat waktu, proporsional, serta mampu menghasilkan output dan kinerja nyata. Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang realistis dan cermat, dengan fokus pada pencapaian output yang jelas.

Selain itu, Zahid mengingatkan seluruh pengelola anggaran untuk menjaga ketertiban administrasi dan memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penganggaran harus berkualitas dan berdampak. Itu kunci agar program yang kita jalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga: Kemenag Purbalingga Perkuat Pengendalian Anggaran 2026, Kakankemenag Tekankan Pengendalian Pencapaian Realisasi DIPA Triwulan II Minimal 51%

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha, Sudiono, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan rakor kali ini memiliki nuansa berbeda. Tidak hanya diikuti oleh pengelola keuangan dari masing-masing satker, kegiatan ini juga melibatkan unsur Pokjawas, IPARI, dan APRI.

“Ini sebagai bentuk akuntabilitas kinerja dan transparansi dalam bekerja. Kita ingin ada pemahaman bersama terkait pengelolaan keuangan yang baik,” ujarnya.

Dengan melibatkan berbagai unsur, diharapkan tercipta sinergi dan kesamaan persepsi dalam pengelolaan anggaran, sehingga pelaksanaan program di lingkungan Kemenag Purbalingga dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berdampak nyata.

Kontributor/ Publisher : Ahyan
Foto : Ahyan

Post Relate

Translate »
Skip to content