Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga kembali meneguhkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berkualitas melalui kegiatan Penandatanganan Maklumat Pelayanan serta Soft Launching Buku Pedoman Mitigasi Risiko (Integritas, Kinerja, dan Layanan). Kegiatan tersebut dilaksanakan usai Apel Penghormatan Bendera Merah Putih dan doa bersama pada Rabu (17/6/2026) di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Penandatanganan maklumat pelayanan dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga bersama para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dan Kepala Madrasah Negeri di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menegaskan bahwa maklumat pelayanan dengan kesamaan redaksi, merupakan janji dan komitmen yang harus diwujudkan dalam setiap proses pelayanan kepada masyarakat berstandar jelas.
“Maklumat pelayanan ini adalah bentuk kesungguhan kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap petugas layanan harus mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang ramah, cepat, serta sesuai standar yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Soft Launching Buku Pedoman Mitigasi Risiko (Integritas, Kinerja, dan Layanan) sebagai salah satu inovasi penguatan tata kelola organisasi. Buku pedoman tersebut disusun sebagai panduan bagi seluruh unit kerja dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengendalikan, dan memitigasi berbagai risiko yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan organisasi.
Pedoman ini mencakup mitigasi risiko pada aspek integritas, kinerja, dan layanan yang diterapkan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, KUA, serta madrasah negeri. Kehadiran buku pedoman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran risiko (risk awareness) sekaligus memperkuat budaya kerja yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Soft Launching buku ditandai dengan penyerahan simbolis Buku Pedoman Mitigasi Risiko oleh Kepala Kantor kepada Ketua PZI WBK menuju WBBM, Ketua APRI, IPARI, Pokjawas, KKM (MI, MTs, dan MA) PIC Inovasi Berdampak, serta Ketua Tim HMIK sebagai tanda dimulainya implementasi pedoman tersebut di seluruh lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
Melalui penandatanganan maklumat pelayanan dan launching buku pedoman mitigasi risiko ini, Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga semakin memperkuat langkah menuju birokrasi yang bersih, melayani, dan berdampak bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin prima.
