Lompat ke konten utama

Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

Jelang Apel Hari Santri 2026, Kemenag Purbalingga Gelar Rakor Persiapan dan Tingkatkan Kolaborasi dengan Pemda

Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga mematangkan persiapan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, termasuk pelaksanaan apel Hari Santri yang dijadwalkan pada Kamis (22/10/2026) di Pendopo Kabupaten Purbalingga. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat di Ruang Rapat Sehati, Senin (19/10/2026), guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan melibatkan berbagai unsur pendidikan keagamaan.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga mematangkan persiapan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026,

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Lina Parwati, menyampaikan bahwa apel HSN akan diikuti oleh ASN Kankemenag Kabupaten Purbalingga serta melibatkan unsur pelajar, madrasah diniyah (madin), dan pondok pesantren. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam memperingati Hari Santri sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk menghayati nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain apel, rangkaian kegiatan HSN juga mencakup ziarah, ngaji bandongan, dan ro’an atau kegiatan bersih-bersih. Beragam kegiatan tersebut mencerminkan tradisi pesantren yang menanamkan nilai religius, penghormatan terhadap jasa para pendahulu, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Kakan Kemenag Zahid Khasani berharap keterlibatan ASN Kemenag, pelajar, madrasah diniyah, dan pondok pesantren dapat membangun semangat kebersamaan serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bangsa dan negara. “Melalui semangat Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045, kita ingin nilai-nilai kesantrian, seperti keikhlasan, kedisiplinan, kemandirian, dan pengabdian, terus hidup dalam keseharian. Santri harus hadir sebagai bagian dari solusi dan menjadi generasi yang membawa manfaat bagi umat, masyarakat, dan bangsa,” jelasnya.

 

Baca Juga: Peringati Hari Santri, Kemenag Purbalingga Gelar Doa Bersama Ikhtiar Menuju Birokrasi Bersih dan Melayani

Post Relate

Translate »
Skip to content