Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

Literasi Sehati

Angka cerai Purbalingga tinggi

Angka Cerai Tinggi, Penghulu Menangis (Renungan bagi Penghulu dalam Menjaga Sakralitas Pernikahan)

Edisi 44, oleh M. Zainul Mushthofa, S.H.I. (CPNS Penghulu Ahli Pertama KUA Kaligondang Purbalingga) Setiap kali dua insan bersanding di hadapan penghulu, mengucapkan ijab kabul dengan suara bergetar, ada rasa haru yang menyelimuti. Penghulu menjadi saksi lahirnya janji suci — janji untuk saling mencintai, saling menjaga, dan saling menuntun menuju ridha Allah. Namun di balik […]

Angka Cerai Tinggi, Penghulu Menangis (Renungan bagi Penghulu dalam Menjaga Sakralitas Pernikahan) Read More »

Releksi pelayanan KUA kekinian

Refleksi Pelayanan KUA Kekinian

Edisi 43, oleh Said Ali Setiyawan (CPNS Penghulu KUA Karanganyar) Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan unit kerja di bawah naungan Kementerian Agama yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan. Keberadaan KUA sangat dekat dengan masyarakat karena perannya tidak hanya sebatas urusan administrasi, tetapi juga menyentuh aspek sosial, pembinaan, serta pemberdayaan umat

Refleksi Pelayanan KUA Kekinian Read More »

Penyuluh agama jantung KUA yang responsif

PENYULUH AGAMA: JANTUNG KUA YANG RESPONSIF DAN DEKAT DENGAN MASYARAKAT

Edisi 42, oleh Artanti Laili Zulaiha, S.Sos.I. (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar) Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Citra KUA sebagai institusi yang kaku dan hanya menangani pernikahan secara bertahap mulai mengalami perubahan. Saat ini, KUA didorong untuk bertransformasi menjadi KUA yang responsif/ peka, sebuah pusat pelayanan

PENYULUH AGAMA: JANTUNG KUA YANG RESPONSIF DAN DEKAT DENGAN MASYARAKAT Read More »

Legalitas pernikahan dan literasi keuangan

Legalitas Pernikahan dan Literasi Keuangan: Jalan Menuju Keluarga Berkarakter dan Mandiri

Edisi 41, oleh Nur Asih Utami, S.Kom.I. (Penyuluh Agama Islam KUA Bobotsari) Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS NIKAH) merupakan salah satu program Kementerian Agama yang menekankan pentingnya pencatatan pernikahan agar sah di mata agama sekaligus negara. Tujuan utama GAS NIKAH adalah agar masyarakat memahami dan memiliki kesadaran tentang pentingnya mencatatkan pernikahan secara resmi di KUA.

Legalitas Pernikahan dan Literasi Keuangan: Jalan Menuju Keluarga Berkarakter dan Mandiri Read More »

Seberapa penting penyuluh agama harus aktif di organisasi masyarakat

Seberapa Penting Penyuluh Agama Harus Aktif di Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan

Edisi 40, oleh Saryono, S.Pd. (Penyuluh Agama Islam KUA Karangreja) Penyuluh agama adalah figur strategis yang berperan langsung dalam membimbing umat, menguatkan nilai-nilai keagamaan, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Tugas dakwah yang diemban penyuluh bukanlah tugas yang ringan, karena ia menyangkut urusan iman, akhlak, dan masa depan umat. Oleh karena itu, seorang penyuluh agama

Seberapa Penting Penyuluh Agama Harus Aktif di Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan Read More »

Menghargai bakat anak

Menghargai Bakat Anak: Peran Penting Madrasah dalam Pendidikan

Edisi 39, oleh Rizki Nurahyai, S.Pd.I. (Guru MI Muhammadiyah Pesayangan)  Pendidikan sejati tidak hanya bertujuan mencetak anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga membantu mereka menemukan serta mengembangkan bakat yang dimiliki. Setiap anak lahir dengan keunikan dan potensi yang berbeda-beda. Ada yang unggul dalam sains, ada yang berbakat seni, ada yang memiliki jiwa kepemimpinan, bahkan

Menghargai Bakat Anak: Peran Penting Madrasah dalam Pendidikan Read More »

Sampahku tanggungjawabku

Sampahku Tanggungjawabku: MI Negeri 2 Purbalingga Tanpa Sampah dan Tempat Sampah

Edisi 38, oleh H. Achmadi (Kepala MI Negeri 2 Purbalingga) Madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kebiasaan baik. Apalagi untuk siswa pada Pendidikan Dasar yang memiliki rentang usia 6 – 12 tahun ini memasuki masa kanak-kanak tengah (middle childhood) atau sering disebut masa belajar dan sosialisasi. Pada fase

Sampahku Tanggungjawabku: MI Negeri 2 Purbalingga Tanpa Sampah dan Tempat Sampah Read More »

Dari gazebo moderasi itu mengalir

Dari Gazebo, Moderasi Itu Mengalir: Cara Kemenag Purbalingga Membangun Layanan yang Menyentuh Hati

Edisi 37, oleh : Siti Honiah Munjiati, S.Ag., M.Pd. (Penyelenggara Zakat Wakaf Kankemenag Kabupaen Purbalingga) Menurut Teori Service Quality dari Parasuraman, Zeithaml, dan Berry, kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti keberwujudan fisik (tangibles) dan empati, yang bersama-sama menciptakan pengalaman layanan yang memuaskan dan humanis. Berdasarkan teori ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga memperkenalkan inovasi

Dari Gazebo, Moderasi Itu Mengalir: Cara Kemenag Purbalingga Membangun Layanan yang Menyentuh Hati Read More »

Kurikulum berbasis cinta

Kurikulum Berbasis Cinta Upaya Menyelamatkan Lingkungan

Edisi 36, oleh Torik Jahidin, S.Pd.I., M.Pd.I. (Pengawas Madrasah Kankemenag Kabupaten Purbalingga) Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan pendidikan yang holistik dan berkarakter melalui peluncuran Kurikulum Berbasis Cinta. Kurikulum ini lebih dari sekadar inovasi pendidikan; ia merupakan gerakan moral yang berlandaskan pada nilai-nilai kasih, perhatian, dan tanggung jawab terhadap orang lain serta

Kurikulum Berbasis Cinta Upaya Menyelamatkan Lingkungan Read More »

Stop bullying

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, JALAN MEWUJUDKAN SEKOLAH RAMAH TANPA BULLYING

Edisi 35, oleh Mabrur (Pengawas Sekolah PAI TK/SD/SLB Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga) Fenomena bullying atau perundungan semakin marak terjadi di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia. Kasus-kasus yang terungkap di media hanyalah puncak gunung es, sementara di lapangan masih banyak peserta didik yang mengalami tekanan mental, fisik, bahkan sosial akibat perilaku teman sebaya. Bullying tidak

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, JALAN MEWUJUDKAN SEKOLAH RAMAH TANPA BULLYING Read More »

Translate »
Skip to content