Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

Bimtek KKM MTs Purbalingga Tekankan Implementasi KMA 1503 Tahun 2025; Kakan Kemenag Ajak Madrasah Wujudkan KBC

Purbalingga (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Operasional Madrasah yang diselenggarakan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kabupaten Purbalingga, Senin (27/4/2026) di Aula PM Collaboration Purbalingga.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 April 2026 tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan implementasi kurikulum pada jenjang Madrasah Tsanawiyah sekaligus menyamakan persepsi antara kebijakan regulasi dengan pelaksanaan di lapangan, khususnya terkait penerapan KMA 1503 Tahun 2025.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kemenag Purbalingga, Wisnu Sudarman. Hadir pula Staf Bagian Kurikulum Pendidikan Madrasah Kankemenag Purbalingga, Sofiana Safira Tofa, sebagai narasumber pendamping.

Kakan Kemenag Purbalingga membuka kegiatan Bimtek kurikulum madrasah

Dalam sambutannya, Zahid Khasani menegaskan bahwa madrasah harus mampu memberikan dampak nyata bagi peserta didik, masyarakat, dan masa depan bangsa. Menurutnya, kegiatan bimtek tidak boleh berhenti pada aspek seremonial, tetapi harus dapat diukur keberhasilan serta keberdampakannya di masing-masing madrasah.

“Madrasah harus berdampak. Bimtek jangan sekadar seremoni, tetapi harus menghasilkan perubahan positif yang bisa dirasakan secara nyata,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan Kementerian Agama. Konsep tersebut lahir dari keprihatinan terhadap semakin berkurangnya empati peserta didik akibat pengaruh negatif media sosial.

Menurutnya, Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki akhlak manusia. Karena itu, madrasah harus menjadi garda terdepan dalam membangun karakter dan menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian, serta akhlakul karimah.

Baca Juga: Kankemenag Purbalingga Ikuti Bimtek Pengelolaan dan Penjaminan Kualitas Data Geospasial

Zahid mengajak seluruh satuan pendidikan madrasah untuk mulai mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta dari hal-hal sederhana, seperti membiasakan salam, sikap hormat kepada guru, kepedulian terhadap sesama, dan budaya saling menghargai.

Ia menambahkan, guru dan tenaga kependidikan harus menjadi teladan bagi peserta didik serta turut berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh MTs di Kabupaten Purbalingga mampu menyusun dan melaksanakan Kurikulum Operasional Madrasah secara optimal, adaptif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Kontributor/ Publisher : Ahyan
Foto : Tim HMIK

Post Relate

Translate »
Skip to content