Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga membangun kolaborasi strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purbalingga dalam hal inovasi berdampak dan berkelanjutan Urab Mendoan (Umat Rajin Bertani Mendukung dan Menopang Kehidupan).
Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, bersama Kasubbag Tata Usaha Sudiono, para Kepala Seksi, dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf melakukan audiensi dengan Kepala BPS Kabupaten Purbalingga, Slamet Romelan, untuk membahas sinergi dan dukungan data dalam keberlanjutan program tersebut, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Zahid Khasani menjelaskan bahwa Urab Mendoan merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan Kankemenag Purbalingga sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu masyarakat meningkatkan kemandirian ekonomi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2027.
“Pengentasan kemiskinan merupakan isu strategis yang membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Melalui Urab Mendoan, kami berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat sesaat, tetapi berkelanjutan dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, dukungan data yang valid dan mutakhir menjadi sangat penting agar program berjalan tepat sasaran,” ungkap Zahid.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPS Kabupaten Purbalingga, Slamet Romelan, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung keberlanjutan program Urab Mendoan melalui penyediaan data yang dibutuhkan. Dukungan tersebut antara lain berupa pembaruan data kemiskinan dan berbagai data statistik lainnya yang relevan untuk mendukung perencanaan maupun evaluasi program.
