Siswa MI Negeri 3 Purbalingga Ikuti Vaksinasi Sinovac Dosis 1

Proses Vaksinasi Sinovac Dosis 1 di MI Negeri 3 Purbalingga

Purbalingga – Sejumlah 422 peserta didik MI Negeri 3 Purbalingga dan 22 peserta didik RA Diponegoro 1 Wirasaba hadir dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis 1 usia 6 -12 tahun di Aula MI Negeri 3 Purbalingga, Senin (10/01/2022).

Kepala MI Negeri 3 Purbalingga, Akbar Yuli Setianto dalam keterangannya menjelaskan, penyedia vaksin sinovac dosis 1 tersebut adalah Polres Purbalingga bekerja sama dengan Puskesmas Bukateja.

“Penyedia vaksin dari Polres Purbalingga, berhubung sudah dijatah dari Dinas Kesehatan tetapi belum banyak yang divaksinkan jadi sasarannya dialihkan ke anak sekolah termasuk siswa MI Negeri 3 Purbalingga. Pelaksana vaksinasi adalah petugas dari Puskesmas Bukateja,” jelasnya.

Akbar menambahkan, kegiatan vaksinasi tersebut dibagi menjadi 2 tempat yaitu di Aula atas (lantai 2) dan Aula bawah (lantai 1).

“Aula bawah untuk siswa MIN kelas 1, 2, dan 3 ditambah 22 siswa RA Diponegoro 1 Wirasaba. Sedangkan Aula atas untuk siswa kelas 4, 5, dan 6. Hal tersebut kami lakukan untuk menghindari kerumunan sesuai protokol kesehatan,” tambahnya.

Ketua Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MIN 3 Purbalingga Khaerin mengungkapkan, dari 444 peserta didik yang hadir ada 19 peserta yang gagal vaksin dan ditunda di lain waktu.

“Ruang Aula bawah siswa kelas 1, 2, dan 3 dari kehadiran 222 siswa yang lolos vaksin 213 peserta dan yang gagal 9 peserta serta siswa RA Diponegoro 1 sebanyak 22 peserta didik lolos vaksin semua. Sedangkan di Aula atas siswa kelas 4, 5, dan 6 dari kehadiran 200 peserta didik yang lolos vaksin 190 peserta didik dan yang gagal 10 peserta,” ungkapnya.

Khaerin menambahkan setelah divaksin, setiap siswa diberi 2 kotak susu dan dapat berfoto di tempat yang sudah disediakan dengan banner berlogo “Saya Sudah Divaksinasi Covid-19, Berani Vaksin … Hebat..!,”

Berani

Salah satu peserta vaksinasi Avisa Aprillia Helga Wardana siswi kelas 3C menyatakan keberaniannya dalam mengikuti kegiatan vaksinasi sinovac dosis 1 tersebut.

“Saya berani, tidak takut dengan jarum suntik. Jika sudah vaksin, kita sehat,” katanya.* (emi/sar)

Bagikan :
Translate »