Purbalingga (Humas) โ Siraman rohani yang disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purbalingga, Arin Hidayat, menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Purbalingga. Melalui pembinaan keagamaan yang digelar pada Jumat (13/3/2026), warga binaan diajak untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT serta terus memperbaiki diri.
Dalam tausiyahnya, Arin Hidayat menegaskan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk bertobat dan menjadi pribadi yang lebih baik. Menurutnya, masa menjalani pembinaan di rutan dapat menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menata kembali kehidupan.
โJangan pernah berputus asa dari rahmat Allah SWT. Setiap orang memiliki peluang untuk berubah menjadi lebih baik. Jadikan masa ini sebagai waktu untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan memohon ampun kepada Allah,โ ujar Arin.

Ia juga mengajak warga binaan memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan keimanan dan memperkuat tekad menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Salah satu warga binaan mengaku kegiatan pembinaan tersebut memberikan ketenangan sekaligus motivasi bagi dirinya dan teman-teman sesama warga binaan. Menurutnya, nasihat yang disampaikan menjadi pengingat bahwa harapan untuk memperbaiki diri selalu terbuka.
โSiraman rohani seperti ini sangat berarti bagi kami. Kami merasa lebih tenang dan termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,โ ungkapnya.
Kegiatan pembinaan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pendampingan spiritual kepada warga binaan agar tetap memiliki harapan, semangat memperbaiki diri, serta kesiapan menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Editor : Sri Lestari
Foto : Dok. AH