Purbalingga (Humas) — Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyelaraskan program Purbalingga Gotong Royong dengan Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan Urab Mendoan sebagai upaya memperkuat kolaborasi penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka saat Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga Zahid Khasani beserta jajaran bersilaturahmi dengan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Suroto, Selasa (28/7/2026). Dalam pertemuan itu juga dibahas integrasi pelaporan intervensi melalui aplikasi Si-Pinter (Sistem Pelaporan Intervensi) milik Pemerintah Kabupaten Purbalingga.
Zahid mengatakan Urab Mendoan dikembangkan sebagai inovasi kolaboratif yang dapat berjalan seiring dengan program strategis daerah.
“Kami berharap Urab Mendoan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama melalui semangat Purbalingga Gotong Royong, sehingga manfaatnya semakin luas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Suroto menyambut baik gagasan tersebut dan menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama.
“Program yang memiliki tujuan sama perlu diselaraskan, termasuk melalui pemanfaatan aplikasi Si-Pinter sebagai instrumen pelaporan intervensi penanganan kemiskinan, agar pelaksanaannya lebih terukur dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” katanya.