Purbalingga (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, aman, dan bebas perundungan pada pelaksanaan Masa Ta’aruf Madrasah untuk Murid Baru (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembina Apel Penghormatan Bendera yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Jumat (17/7/2026).

“Pengawas memiliki peran strategis untuk memastikan MATAMUDA berjalan sesuai tujuan, yakni menghadirkan suasana yang ramah anak, bebas perundungan, serta mampu memberikan kesan positif bagi peserta didik pada awal perjalanan mereka di madrasah,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Zahid juga mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Gerakan Indonesia Berkiblat melalui metode Rashdul Kiblat yang telah dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga. Ia menyampaikan bahwa masjid dan musala yang telah dilakukan pengukuran arah kiblat akan diberikan stiker sebagai tanda bahwa arah kiblatnya telah diverifikasi.Selain itu, Zahid kembali mengingatkan komitmen Kankemenag Purbalingga sebagai Laboratorium Budaya SEHATI. Menurutnya, nilai-nilai Santun, Efektif dan Efisien, Humanis, Amanah, Tertib, dan Ikhlas harus terus diimplementasikan secara nyata di seluruh satuan kerja dan unit kerja di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.Baca Juga: Eco Office Warnai MATAMUDA MTsN 1 Purbalingga, Kulit Jagung Menjelma Karya Kreatif Murid