Purbalingga (Humas) — Pelatihan excellent service yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menghadirkan narasumber internal berkompeten yang mengupas tuntas standar pelayanan hingga praktik langsung pelayanan prima. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas petugas layanan agar semakin profesional, responsif, dan berintegritas.

Ketua Pokja 6, Naelul Fauzi, dalam materinya menegaskan pentingnya pemenuhan 6 standar pelayanan sebagai fondasi utama kualitas layanan publik. Ia menjelaskan bahwa setiap layanan harus memiliki prosedur yang jelas, persyaratan yang transparan, serta jangka waktu penyelesaian yang terukur. Selain itu, aspek biaya harus terbuka, produk layanan harus terdefinisi dengan baik, serta tersedia layanan konsultasi dan pengaduan sebagai bentuk akuntabilitas.
“Standar ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi komitmen nyata dalam memberikan kepastian dan kenyamanan bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Agen Perubahan bidang integritas dan pelayanan prima Sehati, Yusriani Rasyid, menguatkan pentingnya membangun budaya layanan melalui internalisasi motto SEHATI: Santun, Efektif dan Efisien, Humanis, Amanah, Tertib, dan Ikhlas. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi karakter dasar setiap petugas layanan, bukan hanya slogan.
“SEHATI adalah ruh pelayanan kita. Ketika nilai ini diterapkan secara konsisten, maka kepercayaan publik akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.
Pada sesi praktik, Petugas Front Office (FO) PTSP Kankemenag Purbalingga, Uki Agustina dan Riska Indriyatussolikhah, membagikan pengalaman langsung dalam memberikan pelayanan Sehati. Mereka mengulas alur layanan mulai dari menerima tamu, proses melayani, hingga menutup layanan dengan kesan positif.
Keduanya juga menekankan pentingnya sikap, metode komunikasi, serta penggunaan konsep 10-5-3 dalam menyambut pengguna layanan, sebagai bentuk keramahan dan kesiapan petugas. Praktik ini memberikan gambaran konkret bagaimana pelayanan prima dapat diimplementasikan secara konsisten di lapangan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh petugas layanan semakin memahami standar pelayanan dan mampu mengimplementasikan budaya SEHATI secara nyata, sehingga kualitas layanan di Kankemenag Purbalingga terus meningkat dan memberikan kepuasan bagi masyarakat.
Kontributor/ Publisher : Ahyan
Foto : Tim HMIK