
Purbalingga (Humas) – Kabar membanggakan datang dari MTs Muhammadiyah 07 Purbalingga (MTs Mujubangga) di Kejobong. Madrasah tersebut berhasil meraih prestasi dalam Kompetisi Roket Air yang diselenggarakan di Taman Pintar, Yogyakarta, pada 5 September 2026.
Dalam kompetisi tersebut, MTs Mujubangga berhasil lolos ke babak Nasional. Prestasi ini menjadi bukti semangat inovasi, kreativitas, serta kemampuan peserta didik dalam mengembangkan potensi di bidang sains dan teknologi.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Perjuangan MTs Mujubangga akan kembali berlanjut pada 17 Oktober 2026 dalam kompetisi tingkat Nasional.
Salah satu murid madrasah yang akan kembali berkompetisi adalah Afifah, peserta didik Kelas 8 Sains MTs Mujubangga. Afifah siap membawa nama baik madrasah di tingkat Nasional di bawah bimbingan Ibu Endriyani.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi murid MTs Mujubangga untuk terus mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang sains dan teknologi.
Kepala MTs Muhammadiyah 07 Purbalingga, Adi Yuwono, mengapresiasi perjuangan peserta didik dan pembimbing yang telah membawa nama madrasah hingga berhasil lolos ke tingkat Nasional.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi MTs Mujubangga. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa peserta didik memiliki potensi besar ketika diberikan ruang untuk berkreasi, berinovasi, dan mengembangkan kemampuan di bidang sains dan teknologi. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik,” ujar Adi Yuwono.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras peserta didik, pendampingan guru, serta dukungan seluruh keluarga besar madrasah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, turut memberikan apresiasi atas capaian MTs Mujubangga.
“Kami mengapresiasi prestasi yang diraih MTs Muhammadiyah 07 Purbalingga. Keikutsertaan dan keberhasilan murid madrasah dalam kompetisi sains seperti ini menunjukkan bahwa madrasah terus memberikan ruang bagi pengembangan potensi, kreativitas, dan inovasi peserta didik,” ungkap Zagid Khasani.
Baca Juga: 37 Murid Madrasah Wakili Kontingen Kabupaten Purbalingga di POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026
