Purbalingga (Humas) – Upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus membangun karakter religius masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi Kantor Urusan Agama (KUA) Pengadegan dengan Pemerintah Kecamatan Pengadegan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Ngaji Pekanan yang dipusatkan di Aula Kecamatan Pengadegan dan mulai berlangsung pada Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kepala KUA Pengadegan, Saroyo bersama Camat Pengadegan, Heru Hartono ini menjadi ruang belajar terbuka bagi peserta yang ingin mengenal, mempelajari, maupun memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.
“program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pribadi yang saleh serta mendukung pembangunan mental dan spiritual melalui pembelajaran Al-Qur’an,” jelas Saroyo.
Dalam pembukaan kegiatan pekan lalu, Camat Heru Hartono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana menebar manfaat bagi masyarakat. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Menurutnya, Ngaji Pekanan menjadi salah satu ikhtiar menghadirkan manfaat nyata, baik bagi warga Kecamatan Pengadegan secara umum maupun peserta yang mengikuti pembelajaran.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Pengadegan mengajak seluruh peserta dan tenaga pengajar untuk senantiasa istikamah mengikuti dan melaksanakan kegiatan. Ia mengingatkan pesan Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik orang adalah mereka yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Semangat belajar dan berbagi ilmu tersebut diharapkan menjadi landasan agar kegiatan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Dalam pembagian peran, Pemerintah Kecamatan Pengadegan menyediakan tempat dan sarana pembelajaran berupa buku Iqra serta mushaf Al-Qur’an standar Kementerian Agama. Sementara itu, KUA Pengadegan menyiapkan tenaga pengajar yang berasal dari penyuluh agama Islam dan penghulu. Sinergi ini menjadi contoh kolaborasi lintas instansi dalam menghadirkan ruang pembelajaran keagamaan yang mudah dijangkau.
Ngaji Pekanan dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap Jumat pukul 08.00–09.30 WIB. Pesertanya meliputi ASN Kecamatan, KUA, dinas atau institusi lainnya, serta perangkat desa. Keikutsertaan bersifat mandiri dan sukarela, dengan harapan ke depan kegiatan ini dapat berkembang dan menjangkau masyarakat luas.
Melalui Ngaji Pekanan, KUA dan Pemerintah Kecamatan Pengadegan tidak hanya menghadirkan kegiatan belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun budaya belajar sepanjang hayat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan. Sebuah ikhtiar sederhana yang diharapkan membawa manfaat luas bagi kehidupan masyarakat.
