Jabatan adalah Amanah, Janganlah Diminta

Purbalingga – Jabatan sebagi sebuah amanah menjadi penting dan bermanfaat ketika  dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Namun akan menjadi laknat jika yang terjadi sebaliknya. Maka laksanakan amanat tersebut dengan sebaik-baiknya.Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Purbalingga H. Karsono dalam sambutan pengarahannya usai melantik dan mengambil sumpah jabatan fungsional penghulu di Aula Lantai 2 kantor setempat, Rabu (1/9/2021).

Kakankemenag Karsono berpesan agar setiap pejabat atau pegawai yang dilantik di jajarannya tidak menyia-nyiakan atau mengabaikan amanah jabatan yang diembankan oleh pemerintah melalui pimpinan di Kementerian Agama..  

“Jangan abaikan amanah yang diberikan, karena semuanya akan dituntut pertanggungjawaban di kemudian hari baik di dunia maupun di akhirat,” pesannya.

Ia mengingatkan sebuah kiat agar amanah jabatan yang diemban seorang pejabat atau pegawai tidak membebaninya di kemudian hari yaitu dengan melaksanakan secara sungguh-sungguh apa yang menjadi tanggung jawabnya tersebut.

“Sahabat Amru bin Ash ketika meminta jabatan kepada Rasulullah saw tidak diberi atau ditolak. Demikian juga dengan sahabat Abas bin Abdul Muthalib yang juga kerabat Beliau saat meminta jabatan juga ditolak,” jelasnya.

Kakankemenag Karsono menegaskan, ada hikmah yang dapat dipetik dari kegiatan pelantikan tersebut.

“Selamat, semoga amanah dalam memegang jabatannya dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Yakinlah bahwa kita manusia itu dalam ungkapan Jawa apa nandure.Nandur apik thukule apik, nandur gabah thukule pari. Jangan berharap memanen padi jika yang kita tanam itu rumput,” ungkapnya filosofis. 

 

Menurutnya, setiap individu memiliki karakter masing-masing.Oleh karenanya ia meminta pejabat fungsional terlantik untuk secepatnya bersinergi dengan APRI sebagai wadah para Penghulu di kabupaten Purbalingga agar dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

 

Songsong Revitalisasi

Menyongsong isu Revitalisasi KUA Kakankemenag Karsono mengingatkan peran Penghulu dan Kepala KUA sangat penting.

“KUA harus hadir sebagai ibu Kementerian Agama dengan berbagai layanan yang diberikannya yang tidak lagi sekedar mengurus pernikahan dan perceraian, tetapi berbagai layanan lain seperti urusan zakat, wakaf, haji, serta layanan keluarga sakinah. Sehingga ketika wajah KUA di daerah baik, maka wajah Kementerian Agama juga menjadi baik,” ungkapnya.

Kepada jajarannya ia mengharapkan agar tidak merasa khawatir dengan dipromosikannya orang-orang senior dari Kankemenag Purbalingga.

“Percayalah bahwa ada hikmah yang dapat dipetik dari kepergian orang-orang senior yang hebat dari kantor kita. Seperti Kasubbag TU H. Ahmad Muhdzir yang menjadi Kepala Kankemenag kabupaten Temanggung,dan Kasi Bimas Islam H. Mukhlis Abdillah yang menjadi Kakankemenag Kota Semarang, termasuk K.H. Kholidin hari ini. Hikmahnya yaitu akan munculnya kader-kader baru sebagai generasi penerus, karena di bawah pohon besar yang terlalu rimbun akan sulit tumbuh rumput atau tanaman lainnya,” ujarnya penuh filosofi.* (sar) 

Bagikan :
Translate ยป