Purbalingga (Humas) — Memasuki hari kedua pelaksanaan penyusunan program pembangunan Zona Integritas, Tim Pembangunan Zona Integritas (PZI) melaksanakan deep analysis terhadap rencana aksi pada enam area perubahan sebagai langkah memastikan seluruh program kerja lebih terukur, realistis, dan selaras dengan target pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026–2027.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/6/2026) di Aula Galaksi ini diikuti oleh Ketua, Sekretaris, tim Pokja 5 (Pengawasan) Pokja 6 (Pelayanan Publik), Tim Agen Perubahan serta Tim HMIK.

Melalui pembahasan yang mendalam, setiap area perubahan melakukan penyesuaian terhadap rencana aksi, indikator keberhasilan, timeline pelaksanaan, hingga penguatan strategi implementasi agar program yang disusun tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan, tata kelola, dan budaya kerja organisasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menegaskan bahwa esensi pembangunan Zona Integritas tidak hanya terletak pada dokumen maupun program kerja, tetapi pada kesepahaman dan komitmen bersama.
“PZI yang sebenarnya adalah ketika seluruh keputusan menjadi kesepakatan bersama, dipahami, dilaksanakan, dan kemudian ditetapkan secara resmi melalui SK sebagai bentuk komitmen organisasi,” tegasnya.
Ia berharap proses analisis yang dilakukan mampu menghasilkan rencana aksi yang lebih matang, kolaboratif, dan berorientasi pada percepatan terwujudnya WBBM Tahun 2027.