
Purbalingga (Humas) – Internalisasi nilai-nilai Pancasila dan sikap toleransi menjadi pesan utama dalam Dialog Kebangsaan “Aktualisasi Nilai-nilai Kerukunan Umat Beragama dan Moderasi Beragama bagi Generasi Z” yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga di Aula Uswatun Khasanah, Rabu (26/8/2026).
Dialog menghadirkan Staf Ahli Bidang Administrasi Umum dan SDM, Pandi, yang mewakili Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purbalingga K.H. Nurkholis Masrur. Kegiatan yang diikuti pelajar lintas agama tersebut dimoderatori Kasubbag TU Kankemenag Purbalingga, Sudiono.
Dalam pemaparannya, Pandi menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, Pancasila harus menjadi pedoman dalam membangun hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Purbalingga K.H. Nurkholis Masrur mengajak generasi muda untuk membangun kerukunan melalui sikap sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kerukunan itu bisa dimulai dari saling menyayangi, menghormati, menghargai dan berbagi,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga H. Zahid Khasani selaku keynote speaker mengajak generasi Z untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam membangun hubungan dengan sesama. Ia mencontohkan bagaimana Rasulullah tetap menunjukkan kebaikan kepada orang yang pernah mencemoohnya.
“Keteladanan Rasulullah mengajarkan kepada kita bahwa perbedaan dan perlakuan yang tidak baik dari orang lain tidak harus dibalas dengan keburukan,” tuturnya.
