Edisi 48, oleh Muhammad Hananika A.Y., M.Pd., (Guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 1 Bojong)
Era digital dan kecerdasan buatan/ Artificial intelligence (AI) membawa tantangan sekaligus peluang bagi santri saat ini. Di satu sisi, informasi dan teknologi memungkinkan santri mengakses ilmu lebih luas, berdakwah melalui media digital, dan memperluas jaringan kebaikan. Namun di sisi lain, tantangannya adalah menyaring konten negatif, menghindari penyalahgunaan teknologi, dan menjaga akhlak di dunia maya.
Oleh karena itu, santri harus mampu menjadi generasi digital yang cerdas, bijak, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam, sehingga teknologi menjadi sarana mendukung ibadah dan kebaikan, bukan sebaliknya.
Sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai santri, SD Negeri 1 Bojong telah membiasakan kegiatan keagamaan dalam rutinitas harian siswa, antara lain:
- Senin–Selasa: Pembacaan Asmaul Husna dan pengenalan Sifat Wajib Allah.
- Rabu–Kamis: Murojaah Juz â€Amma dan Ayat Kursi.
- Setiap Hari: Pelaksanaan Sholat Dhuha dan Sholat Dhuhur Berjamaah.
Melalui pemahaman ini, SD Negeri 1 Bojong berkomitmen menyiapkan generasi santri yang tangguh menghadapi tantangan zaman, berilmu, dan berakhlak mulia, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk syiar Islam secara positif.

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, SD Negeri 1 Bojong, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, menggelar serangkaian kegiatan yang mengusung tema nasional: “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Tema ini menekankan peran strategis santri dalam menjaga kemerdekaan Indonesia dan kontribusinya dalam membangun peradaban global melalui ilmu, akhlak, dan kerja nyata.
Kepala SD Negeri 1 Bojong, Khabib Abdullah, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri kali ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan kepada siswa sejak dini.
Sementara itu, Muhammad Hananika A.Y., M.Pd., Guru Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 1 Bojong dan Tutor FKIP Universitas Terbuka, menambahkan bahwa Hari Santri bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga panggilan bagi kita semua untuk menumbuhkan semangat keislaman dalam setiap aspek kehidupan.
Peringatan Hari Santri 2025 diharapkan menjadi momentum meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa dan membangun peradaban dunia yang lebih baik.