Purbalingga (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penyuluh agama yang selama ini berkhidmah untuk umat. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IPARI Kabupaten Purbalingga tahun 2026 yang digelar pada Kamis (12/2/2026) di Gedung Sekretariat IPARI, Mrebet, Purbalingga.
Dalam arahannya, Kakan Kemenag menegaskan bahwa penyuluh agama merupakan garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan layanan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Ia juga memberikan penghargaan kepada penyuluh yang telah memasuki masa purna tugas atas pengabdian dan kontribusi nyata dalam membina kehidupan keagamaan di Kabupaten Purbalingga.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, dan etika pelayanan dalam menjalankan tugas kepenyuluhan. Program kerja yang dirumuskan melalui Rakerda harus efektif, efisien, serta tepat sasaran. Dakwah harus inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
“Kedekatan dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dakwah. Ketika penyuluh hadir dengan ketulusan dan profesionalitas, maka manfaatnya akan dirasakan luas oleh umat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PD IPARI Kabupaten Purbalingga, Khikam Aziz, menyampaikan bahwa Rakerda merupakan agenda strategis tahunan untuk melakukan evaluasi dan menyusun program kerja tahun 2026. Ia berharap Rakerda mampu menghasilkan program yang terukur, adaptif terhadap isu-isu aktual, serta memperkuat peran penyuluh agama di tengah masyarakat.
Rakerda diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota IPARI Kabupaten Purbalingga sebagai forum konsolidasi organisasi. Melalui kegiatan ini, IPARI diharapkan semakin solid dan mampu menghadirkan program-program yang konkret serta berdampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Rakor PD IPARI se-Eks Karesidenan Banyumas Digelar di Komplek Wisata Owabong
Kontributor : Wiwit
Editor/ Publisher : Ahyan
Foto : Doc. IPARI