Purbalingga (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui program “Balik Ngode Jakarta Bareng”. Pada tahun kedua pelaksanaannya, sebanyak 150 pemudik dijadwalkan diberangkatkan pada Ahad, 29 Maret 2026, dengan titik start dari Kantor Kemenag Purbalingga.
Program ini menjadi solusi bagi warga Purbalingga yang hendak kembali ke perantauan setelah merayakan Idulfitri 1447 H di kampung halaman. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga menjamin kenyamanan dan keamanan peserta.

Salah satu pemudik mengungkapkan pengalaman positifnya mengikuti program ini selama dua tahun berturut-turut. Ia menilai perjalanan yang difasilitasi Kemenag berjalan lancar dan terorganisir dengan baik.
“Kalau tahun kemarin semua turun di Terminal Pulogebang, masuk tol langsung ke sana, tidak lewat Bekasi. Saya sudah dua kali ikut balik rantau bareng Kemenag Purbalingga. Saya juga tujuan Bekasi, dari Pulogebang lanjut naik transportasi online. Alhamdulillah, semoga semua diberi kesehatan, sehat, waras, selamat,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari pemudik lainnya yang merasa sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Kami sangat berterima kasih, alhamdulillah sangat membantu program balik ngode bareng Kemenag Purbalingga. Sukses selalu Kemenag Purbalingga,” tuturnya.
Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Program ini kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya nyata dalam membantu masyarakat, khususnya yang membutuhkan fasilitas untuk kembali ke tempat kerja setelah Lebaran. Kami ingin memastikan perjalanan mereka aman, nyaman, dan tanpa beban biaya yang berat,” jelasnya.
Baca Juga: Kemenag Purbalingga Berdampak, Siap Berangkatkan 150 Peserta Balik Ngode Jakarta Bareng
Untuk dapat mengikuti program ini, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya merupakan warga Purbalingga yang dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga, mengisi surat pernyataan tidak mampu melalui formulir yang telah disediakan, serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.
Guna menunjang kenyamanan perjalanan, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas, seperti armada bus ber-AC yang representatif, tempat duduk yang nyaman, snack, satu kali makan, serta kaos dari Kemenag bagi seluruh peserta.
Dengan penyelenggaraan yang semakin baik di tahun kedua ini, program “Balik Ngode Jakarta Bareng” diharapkan terus menjadi program unggulan yang memberikan manfaat nyata, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam melayani masyarakat hingga ke akar rumput.
Kontributor/ Publisher : Ahyan
Foto : Istimewa