Lompat ke konten utama

Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

MTs Ma’arif NU 08 Panican Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kemangkon

Purbalingga (Humas) – MTs Ma’arif NU 08 Panican menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini melibatkan Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan, Arif Setiawan, S.Si., Majelis Perwakilan Kelas (MPK), serta anggota Pramuka Prapanca melalui program Kemenag Berdampak.

Aksi sosial tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala MTs Ma’arif NU 08 Panican, Misriyah, S.Ag., yang memberikan dukungan dan fasilitas untuk memperluas jangkauan penyaluran bantuan. Distribusi air bersih menyasar lima desa yang terdampak kekeringan, yakni Kedungbenda, Bokol, Pelumutan, Majatengah, dan Kedunglegok.

MTs Ma’arif NU 08 Panican menyalurkan bantuan air bersih ke lima desa terdampak kekeringan di Kemangkon melalui program Kemenag Berdampak.

Kemarau panjang menyebabkan warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini juga berdampak pada aktivitas ibadah, kegiatan mengaji, serta kenyamanan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Merespons kondisi tersebut, Arif Setiawan bersama anggota MPK dan Pramuka Prapanca turun langsung membantu proses distribusi air bersih. Penyaluran berlangsung sejak siang hingga malam hari untuk menjangkau warga di sejumlah titik permukiman.

Petugas mengerahkan mobil tangki air dan kendaraan pikap pengangkut tandon untuk mendistribusikan pasokan air. Para siswa dan pembina turut bergotong royong mengalirkan air melalui selang menuju wadah penampungan milik warga. Ember, jeriken, dan galon telah disiapkan warga di sepanjang jalan desa untuk menampung air yang dibagikan.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian sosial MPK dan Pramuka Prapanca melalui program Kemenag Berdampak. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan, peran serta, dan fasilitas dari Kepala Madrasah, Ibu Misriyah, S.Ag. Kami mendampingi langsung para siswa agar distribusi dapat menjangkau wilayah sekitar madrasah serta lima desa sasaran, yaitu Kedungbenda, Bokol, Pelumutan, Majatengah, dan Kedunglegok,” ungkap Arif Setiawan, S.Si., selaku Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan.

Baca Juga: KUA dan Madrasah Bukateja Salurkan 323 Dus Air Mineral untuk Program Kemenag Berbagi

Penyaluran bantuan berlangsung hingga melewati pukul 21.00 WIB. Warga menyambut kedatangan bantuan tersebut dengan antusias dan rasa syukur karena air bersih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama kekeringan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkan empati, semangat gotong royong, dan tanggung jawab sosial. Keterlibatan MPK dan Pramuka Prapanca menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya berperan dalam pendidikan akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.

Melalui program Kemenag Berdampak, MTs Ma’arif NU 08 Panican berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. Sinergi antara madrasah, peserta didik, pembina, dan pimpinan madrasah diharapkan terus berkembang untuk memperkuat kepedulian sosial serta membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.

Post Relate

Translate »
Skip to content