Edisi 25, oleh Uki Agustina (Petugas Front Office PTSP Kemenag Purbalingga)
Saya seorang petugas Front Office Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Setiap hari, saya melayani berbagai masyarakat dengan beragam kebutuhan. Bagi saya dan teman-teman, pekerjaan ini bukan sekadar tugas, melainkan kesempatan untuk membantu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sebagai pengguna layanan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
Kami sering bertemu dengan beragam pengguna layanan, mulai dari yang datang dengan penuh semangat hingga datang dengan rasa lelah. Ada yang datang dengan senyuman lebar, ada juga yang wajahnya menunjukkan kebingungan. Di antara mereka, ada beberapa yang membutuhkan perhatian lebih, seperti lansia yang berjalan lambat, ibu hamil yang tampak kelelahan, anak-anak yang rewel sampai penyandang disabilitas yang kesulitan berjalan, komunikasi hingga melihat.
Saya sadar bahwa bagi mereka, pelayanan publik bisa menjadi tantangan. Antrean panjang, proses yang rumit, atau kurangnya fasilitas bisa membuat mereka merasa tidak nyaman. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa kami di sini harus lebih dari sekadar “cepat” dalam melayani. Kami harus CEKATAN: Cepat Kepada Kelompok Rentan.
Bagaimana Kami Bekerja?
Di Pagi yang cerah, seorang lansia datang dengan tongkat dan langsung disapa dan ditanya oleh security yang bertugas. Ia terlihat bingung untuk berjalan kemana. Dengan santun dan lembut menuntun lansia tersebut.
“Bapak, mari saya bantu,” kata teman saya sambil menuntun dan mengarahkannya ke loket prioritas.
Saya dengan sigap berdiri dan menyapa dengan hangat lansia tersebut kemudian mendengarkan dengan sabar layanan yang menjadi kebutuhannya, mengisi formulir yang diperlukan, dan membantunya menyelesaikan proses dengan cepat. Senyum tulus di wajahnya saat berterima kasih membuat hati saya hangat.
Ini adalah salah satu contoh dari Layanan Prioritas kami. Kami tidak hanya menunggu di balik meja layanan, tetapi juga aktif menawarkan bantuan. Kami tahu bahwa tidak semua orang memiliki mobilitas atau waktu yang sama, jadi kami berusaha fleksibel. Misalnya, jika ada warga yang kesulitan datang ke kantor, kami akan mencoba mencari solusi terbaik, bahkan dengan sistem jemput bola dengan kendaraan khusus yang telah tersedia jika memang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor, layanan ini disebut sebagai layanan proaktif.

Prioritas dan Fasilitas
Bagi kelompok rentan, kami menyediakan Layanan Prioritas. Mereka tidak perlu mengikuti antrean umum. Langsung saja ke loket khusus yang didesain untuk kenyamanan mereka. Pada loket prioritas, kami mendampingi mereka dari awal hingga akhir, memastikan prosesnya sederhana dan tidak menyulitkan bagi mereka.
Selain itu, kami juga terus meningkatkan fasilitas sesuai standar pada layanan kelompok rentan. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyediakan kursi roda, tongkat, alat bantu dengar, dan toilet khusus disabilitas. Ada juga guiding block untuk membantu tunanetra. Bahkan, untuk melayani warga tunarungu, kami mendapatkan pelatihan dasar bahasa isyarat. Ini adalah komitmen kami agar setiap warga dapat berkomunikasi dengan lancar dan merasa dihargai. Semua ini kami siapkan agar mereka merasa tidak kesulitan dalam proses layanan dan mendapatkan pelayanan yang setara.
Lebih dari Sekadar Layanan
Diprakarsai oleh para pimpinan kami, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga meluncurkan Inovasi CEKATAN (Cepat Kepada Kelompok Rentan) bukan hanya tentang sistem atau fasilitas. Ini adalah tentang mengubah cara pandang kami dalam melayani. Kami tidak hanya mengurus berkas, tetapi juga berupaya memberikan rasa nyaman dan aman. Kami ingin setiap pengguna layanan yang datang ke PTSP Kemenag Purbalingga, tanpa terkecuali, merasa bahwa mereka adalah prioritas.
Melalui CEKATAN, kami sebagai pelaksana membuktikan bahwa pelayanan publik bisa lebih humanis. Kami tidak hanya berjanji, tetapi juga bertindak. Karena bagi kami, pelayanan terbaik adalah pelayanan yang datang dari hati, seperti tagline kami: Sehati (Santun, Efektif & Efisien, Humanis, Amanah, Tertib dan Ikhlas).
