Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

Launching Gerakan Wakaf Produktif “Paku Bumi”, Inovasi Berdampak Kankemenag Purbalingga untuk Kemaslahatan Umat

Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga resmi meluncurkan Gerakan Purbalingga Sadar Wakaf Produktif “Paku Bumi” (Purbalingga Wakaf Produktif bagi Umat, Maslahat, dan Bersinergi) sebagai program inovasi berdampak dalam penguatan ekonomi umat. Kegiatan launching digelar di Aula Andrawina Hotel Owabong, Rabu (21/1/2026).

Program Gerakan Wakaf Produktif Paku Bumi menjadi langkah strategis Kankemenag Purbalingga dalam mengoptimalkan potensi wakaf agar tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial berkelanjutan bagi masyarakat.

Launching gerakan Purbalingga sadar wakaf Paku Bumi

Launching ditandai dengan penekanan tombol layar sentuh oleh Kakanwil Kemenag, Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Kasubbag TU, disaksikan para pemangku kepentingan lintas sektor. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Bojongsari dan Camat Pengadegan, Kepala Desa Banjaran Kecamatan Bojongsari, Kepala Desa Pengadegan, unsur APDESI, MUI, ormas Islam, APRI, IPARI, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah H. Saiful Mujab menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi Gerakan Paku Bumi yang dinilai mampu menjadi contoh pengelolaan wakaf produktif berbasis kolaborasi dan kebermanfaatan umat.

“Wakaf tidak boleh berhenti pada aspek ibadah semata, tetapi harus dikelola secara profesional agar memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Gerakan Paku Bumi ini adalah transformasi wakaf dari konsumtif menjadi produktif,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan mitigasi potensi wakaf produktif yang dapat dikembangkan termasuk wakaf uang serta mendorong literasi wakaf di tengah masyarakat, sehingga wakaf menjadi kekuatan ekonomi umat Islam.

Baca Juga: Kankemenag Purbalingga Siapkan Launching Program Kemenag Berdampak 2026 Selaras Dengan Asta Protas Kemenag RI

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa Gerakan Paku Bumi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wakaf produktif sekaligus mendorong inovasi pengelolaan wakaf hingga tingkat desa.

“Melalui gerakan ini, kami ingin membangun ekosistem wakaf yang sehat, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Purbalingga. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilannya,” ujarnya.

Sambutan Bupati Purbalingga yang disampaikan oleh Suroto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), menyampaikan apresiasi kepada Kankemenag Purbalingga yang terus berinovasi. Menurutnya, Program Paku Bumi memperkuat sinergi pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam pengelolaan zakat dan wakaf antara Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan Kementerian Agama.

“Program ini bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata yang mencerminkan nilai syarat dan rukun wakaf. Ini sejalan dengan visi Purbalingga sebagai daerah yang religius, berdaya, dan bersosial,” ungkapnya.

Dengan dilaunchingnya Gerakan Purbalingga Sadar Wakaf Produktif “Paku Bumi”, diharapkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam berwakaf semakin meningkat serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat melalui pengelolaan wakaf yang profesional, produktif, dan bersinergi.

Kontributor/ Publisher: Ahyan
Foto: Ahyan

Post Relate

Translate »
Skip to content