Purbalingga (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyerahkan piagam penghargaan kepada dua desa yang dinilai berkontribusi aktif dalam pengembangan wakaf produktif. Penyerahan dilakukan pada acara launching Program Gerakan Purbalingga Sadar Wakaf “Paku Bumi” (Purbalingga Wakaf Produktif Bagi Umat Maslahat dan Bersinergi) yang digelar di Aula Andrawina Hotel Owabong, Rabu (21/1/2026).
Dua desa penerima penghargaan tersebut yakni Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, yang dipimpin oleh Kepala Desa Muhamad Ichmun, serta Desa Pengadegan, Kecamatan Pengadegan, dengan Kepala Desa Wasilah. Piagam penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen desa dalam mendorong pengelolaan wakaf yang produktif, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Kepala Kankemenag Purbalingga Zahid Khasani menjelaskan bahwa kedua desa tersebut merupakan desa dengan jumlah sertifikat wakaf terbanyak pada tahun 2025. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk turut aktif dalam gerakan sadar wakaf.
“Dua desa ini adalah desa dengan jumlah sertifikat wakaf terbanyak di tahun 2025. Harapannya, ke depan akan semakin banyak desa sadar wakaf lainnya,” jelasnya.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Suroto.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga juga menyerahkan sertifikat wakaf kepada tiga nazir, yakni Khamdan selaku Nazir Kecamatan Rembang, Wahyu selaku Nazir Kecamatan Karangmoncol, dan Suritno selaku Nazir Kecamatan Kertanegara.
Kontributor : Wiwit
Editor/ Publisher : Ahyan
Foto : Ahyan