
Purbalingga (Humas) — Pasca upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, audiensi antara Kementerian Agama RI dan Pondok Pesantren Nurul Huda digelar di ruang rapat pesantren, Senin (17/8/2026). Audiensi bersama Aziz Syafiuddin, Kepala Subdirektorat Pendidikan Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an, Direktorat Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI, membahas penguatan sarana prasarana, pendidikan, serta kemandirian ekonomi pesantren.
Pengasuh Ponpes Nurul Huda, K.H. Ali Mubarok, menyampaikan kebutuhan sarpras, air bersih, serta dukungan bagi tenaga pendidik. Di sisi lain, pesantren terus membangun kemandirian melalui budidaya mengkudu di lahan dua hektare dan unit usaha herbal NH Niaga Digitama. Pengembangan usaha tersebut diarahkan untuk menopang keberlanjutan pesantren sekaligus meningkatkan kesejahteraan para asatiz.
Aziz mengapresiasi langkah tersebut dan menilai penguatan ekonomi pesantren sejalan dengan Asta Protas Kemenag Berdampak, khususnya Pesantren Berdaya dan Pemberdayaan Ekonomi Umat. Kemenag, lanjutnya, akan membantu membuka akses informasi dan peluang program yang dapat mendukung penguatan sarpras maupun pemberdayaan ekonomi pesantren.
Sementara terkait kesejahteraan asatiz, koordinasi dengan Kankemenag Purbalingga akan dilakukan untuk mencari solusi bersama. Kasi PD Pontren Lina Parwati menyambut baik saran Ka Subdit dan akan melakukan koordinasi serta pendampingan sebagai rencana tindak lanjut.
