Purbalingga (Humas) — Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut lembaga pendidikan untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Menjawab tantangan tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga mengangkat tema “Branding Madrasah melalui Media” dalam kegiatan Morning Briefing Online (MBO) yang digelar secara daring, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Rapat Sehati Kankemenag Purbalingga ini diikuti oleh Kepala KUA, Pokjawas, kepala madrasah negeri, penghulu, penyuluh agama, Ketua KKRA, KKMI, KKMTs, KKMA, Tim Pembangunan Zona Integritas (PZI), HMIK, serta Agen Perubahan di lingkungan Kankemenag Purbalingga.
Kasubbag Tata Usaha, Sudiono, dalam paparannya menyampaikan bahwa keunggulan madrasah saat ini tidak hanya diukur dari kualitas pendidikan dan prestasi peserta didik, tetapi juga dari kemampuan menyampaikan informasi kepada publik secara efektif. Oleh karena itu, madrasah perlu membangun branding yang kuat melalui berbagai platform media agar semakin dikenal dan dipercaya masyarakat.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan program unggulan, inovasi, prestasi siswa, maupun berbagai layanan pendidikan yang dimiliki madrasah. Kehadiran media yang dikelola secara baik akan membantu membangun citra positif sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
“Jangan sampai madrasah memiliki banyak keunggulan tetapi tidak diketahui masyarakat. Media harus menjadi sarana untuk menunjukkan kualitas, inovasi, dan kontribusi madrasah dalam mencetak generasi yang unggul,” ujarnya.