Purbalingga (Humas) – Aktivitas Posko Layanan Keagamaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga di Dusun Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, terus berjalan aktif. Pada Kamis (29/1/2026), Penyuluh Agama dari KUA Karangreja dan KUA Karangjambu yang bertugas melakukan pelayanan langsung dengan menyapa dan berdialog bersama masyarakat terdampak banjir.

Penyuluh Agama KUA Karangreja, Irma In Sofiana, mengatakan bahwa kehadiran posko keagamaan ini merupakan wujud kepedulian Kementerian Agama dalam memastikan layanan keagamaan tetap hadir dan mudah diakses oleh masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.
“Kami hadir untuk mendampingi warga, mendengarkan keluhan, serta memberikan solusi atas persoalan keagamaan yang muncul akibat bencana, termasuk pengurusan dokumen keagamaan yang hilang,” ujarnya.
Baca juga : Kemenag Purbalingga Bentuk Posko Layanan Keagamaan bagi Korban Banjir dan Longsor
Irma menambahkan bahwa pelayanan di posko tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga pendampingan sosial dan spiritual.
“Melalui posko ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa didampingi dan tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irma juga berdialog dengan Sudiarso, Ketua RT 6 RW 8 Dusun Gunung Malang, yang menceritakan kondisi awal saat bencana terjadi.
“Hujan sejak hari Jumat pagi hingga banjir Sabtu dini hari, listrik langsung padam. Hingga sekarang sudah hampir satu minggu, listrik belum sepenuhnya menyala dan aktivitas warga masih terbatas,” tutur Sudiarso.
Selain sosialisasi layanan, Posko Layanan Keagamaan Kemenag Purbalingga juga memberikan pendampingan legalisasi buku nikah bagi warga yang terdampak banjir. Layanan tersebut diberikan oleh Eva, Penyuluh Agama KUA Karangreja, kepada Sukimin, warga Desa Serang, yang kehilangan buku nikah akibat hanyut terbawa banjir.
Baca juga : Dari Tangis ke Tawa: Trauma Healing Kemenag Purbalingga Pulihkan Anak Terdampak Bencana
Eva menyampaikan bahwa layanan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan negara di tengah masyarakat terdampak bencana.
“Dokumen keagamaan seperti buku nikah sangat penting bagi warga. Melalui posko ini, kami membantu proses legalisasi agar hak-hak administrasi masyarakat tetap terjamin,” jelasnya.
Warga menyambut baik kehadiran Posko Layanan Keagamaan Kemenag Purbalingga dan menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang diberikan. Mereka menilai layanan tersebut sangat bermanfaat dan membantu mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan administrasi pascabencana.
Baca juga : Tak Hanya Pulihkan Luka Batin, Penyuluh Kemenag Juga Hadir Saat Warga Terserang Sakit
Kontributor : Arif Hidayat
Editor : Sri Lestari
Foto : Tim Posko Layanan Kemenag Purbalingga di Gunung Malang