Purbalingga (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program sosial “Sedekah Iftar” yang kembali digelar Radio Insani FM Purbalingga selama Ramadhan 1447 Hijriah.
Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, program tersebut konsisten menghadirkan kegiatan berbagi menu berbuka puasa dalam bentuk nasi kotak kepada TPQ, masjid, musala, hingga panti asuhan di wilayah Banyumas Raya. Kegiatan dilaksanakan dengan berkeliling sesuai jangkauan siaran radio yang meliputi Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, dan Purbalingga.

Radio Insani FM merupakan media publikasi milik Pondok Pesantren Tunas Ilmu yang diasuh oleh Ustadz Abdullah Zaen. Kehadiran radio ini menjadi salah satu sarana dakwah dan edukasi keagamaan yang aktif menjangkau masyarakat melalui siaran inspiratif dan kegiatan sosial.
Station Manager Radio Insani FM sekaligus Ketua Panitia, Nurrahman Helmi, menjelaskan bahwa pihaknya membuka pendaftaran bagi takmir masjid dan pengurus TPQ yang ingin dikunjungi tim Sedekah Iftar.
“Kami menyesuaikan jumlah bantuan iftar dengan jumlah jemaah di lokasi. Tidak hanya masjid atau TPQ, kami juga menyambangi panti asuhan, seperti LKSA Ajibarang, untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim,” ujarnya.

Helmi menambahkan, hingga memasuki tahun kelima pelaksanaan program, telah terdata sebanyak 150 lembaga yang menerima sedekah iftar melalui kegiatan ini. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti konsistensi sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap program yang digagas Radio Insani FM.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbanyak sedekah dan menumbuhkan kepedulian sosial. Kami meyakini, ketika bersedekah dengan ikhlas, harta tidak akan berkurang, justru bertambah keberkahannya,” tambahnya.
Kehadiran tim Sedekah Iftar juga disambut antusias para santri TPQ. Salah satu peserta, Aisyah (10), santri TPQ di wilayah Kalimanah, mengaku senang dapat berbuka bersama teman-temannya.
“Senang sekali bisa buka puasa bersama. Makanannya enak, kami jadi tambah semangat mengaji,” ujarnya polos.
Testimoni serupa disampaikan Rizki (11), yang berharap kegiatan tersebut terus berlanjut setiap Ramadhan. “Terima kasih untuk kakak-kakak Radio Insani dan para donatur. Semoga berkah,” katanya.
Rangkaian kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung melalui frekuensi 88.8 FM selama Ramadhan 1447 H sehingga masyarakat dapat mengikuti perjalanan aksi sosial tersebut setiap hari.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Kasani, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Radio Insani FM sebagai media dakwah pesantren yang aktif menghadirkan program sosial berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, inisiatif tersebut sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam membumikan nilai-nilai moderasi beragama, memperkuat ukhuwah, serta menguatkan ekosistem zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat.
“Program ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga membangun jejaring kebaikan antara donatur, pelaku usaha, dan masyarakat. Inilah wujud nyata dakwah bil hal yang patut kita dukung bersama,” ungkap Zahid.
Ia berharap kolaborasi antara media dakwah pesantren, lembaga keagamaan, dan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga syiar Ramadhan semakin dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat Banyumas Raya.
Editor : Sri Lestari
Foto : Dok. Radio Insani FM